Minggu
30 Agustus 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Ponorogo Tetapkan Tiga Raperda, Sunyoto: Untuk Peningkatan Pelayanan serta Pemerataan Pembangunan

PDIP-Jatim-Sunyoto-03032026

PONOROGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo resmi menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat paripurna pengambilan keputusan yang digelar di Gedung DPRD Ponorogo, Senin (2/3/2026).

Sebelum ditetapkan, tiga Raperda telah melalui proses pembahasan intensif antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo serta tahapan fasilitasi dari Gubernur Jawa Timur. Tiga Reperada tersebut, yaitu, Raperda tentang Pengelolaan dan Perlindungan Pasar Rakyat, Raperda ⁠Penanggulangan Kemiskinan dan Raperda ⁠Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah.

Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Ponorogo, Sunyoto, mengungkapkan bahwa tiga raperda tersebut telah dilakukan penyesuaian dan perubahan sesuai hasil fasilitasi Gubernur Jawa Timur.

“Tiga raperda ini telah disesuaikan dan disempurnakan berdasarkan hasil fasilitasi dari gubernur yang tertuang dalam surat keputusan. Seluruh substansi yang perlu diperbaiki telah kami tindak lanjuti bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, selain menetapkan tiga Raperda, pimpinan legislatif dan Plt. Bupati Ponorogo juga melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap Perubahan Atas Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya mengusulkan dua raperda lain, yaitu Raperda tentang Pembentukan Lima Desa Baru, yakni Desa Sambiganen, Desa Galeh, Desa Ngandel, dan Desa Pucakmulyo di Kecamatan Ngrayun, serta Desa Argomulyo di Kecamatan Slahung; serta Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Raperda ini merupakan isu penting dalam penyelenggaraan ekonomi daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan. Selain itu, regulasi ini menjadi respons atas dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat agar pelaksanaannya dapat berjalan secara tepat, efektif, dan efisien,” ujar Sunyoto.

“Ke depan, dengan terbentuknya desa baru tersebut, diharapkan mampu memperkuat kohesi sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di tingkat kota,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan, tiga Raperda tersebut diharapkan menjadi kebijakan yang memiliki dampak langsung terhadap perlindungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Keputusan hari ini menyangkut keberpihakan kita terhadap rakyat. Pasar rakyat harus memiliki ruang yang adil di tengah ekspansi ritel modern. Program penanggulangan kemiskinan harus berbasis data dan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas,” ujarnya.

“Cadangan pangan daerah wajib kita pastikan aman sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan iklim dan dinamika global,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...