Sabtu
05 September 2026 | 12 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Krisis Mata Air di Lereng Penanggungan, Sugiyanto Bersama Generasi Muda Pasuruan Tanam Pohon

IMG-20260216-WA0035_copy_608x403

​KABUPATEN PASURUAN – Di tengah ancaman penurunan debit air akibat eksploitasi industri dan konsumsi masif, upaya pemulihan ekosistem kembali diperkuat di lereng Gunung Penanggungan, Kabupaten Pasuruan.

Melalui gerakan “Merawat Ibu Pertiwi”, ratusan relawan yang didominasi pelajar melakukan penanaman pohon serentak untuk menjaga keberlanjutan sumber air, Minggu (15/2/2026).

​Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto, dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pangengat Leluhur Terpa Junior (PLTJ). Aksi ini menandai kali kelima gerakan penghijauan dilakukan secara konsisten di kawasan tersebut.

​Melawan Dampak Eksploitasi
​Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto, menekankan bahwa kondisi ketersediaan air di lereng Penanggungan saat ini tengah menghadapi tantangan serius.

Eksploitasi air tanah dalam skala besar, baik untuk distribusi tangki maupun industri air minum kemasan, telah berdampak pada hilangnya sejumlah mata air alami.

​”Melindungi dan menjaga mata air ini sangat vital. Terlalu banyak sumber air yang dieksplorasi secara besar-besaran, sehingga sekarang ada titik-titik yang sudah tidak mengeluarkan air lagi,” ujar Sugiyanto.

​Ia mengingatkan bahwa perusahaan-perusahaan yang mengambil manfaat ekonomi dari sumber daya air di wilayah Pasuruan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam upaya konservasi.

“Air adalah kebutuhan dasar manusia. Semua pihak harus bertanggung jawab menjaga kelestariannya,” tambahnya.

​Edukasi Ekologi Lintas Generasi
​Pemandangan berbeda terlihat dalam aksi kali ini dengan hadirnya ratusan siswa dari berbagai sekolah, seperti SMAN Pandaan, SMK Gempol, SMPN 2 Pandaan, hingga SMA Ma’arif Pandaan. Pelibatan pelajar bertujuan untuk menanamkan etika lingkungan sejak dini.

​Menurut Sugiyanto, sekolah memiliki peran kunci dalam membangun kesadaran siswa agar tidak hanya menjadi konsumen alam, tetapi juga pelindung.

​”Sekolah sudah memberikan fondasi agar anak didik bisa mencintai dan melestarikan alam. Inilah estafet penjagaan lingkungan yang kita butuhkan,” ungkapnya.

​Filosofi “Rawaten”
​Dalam kegiatan tersebut, sebuah pesan mendalam dari sesepuh setempat turut dibagikan untuk menggugah kesadaran peserta. Kata “Air” dimaknai melalui akronim bahasa Jawa: A (Aku), I (Iki), R (Rawaten), yang berarti “Saya ini, rawatlah.”

​Filosofi ini menjadi pengingat bahwa air bukan sekadar benda mati, melainkan elemen kehidupan yang “meminta” untuk dijaga agar tetap menghidupi manusia.

​Sebagai penutup, Sugiyanto memberikan peringatan reflektif bagi masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga hutan di lereng gunung sebagai daerah tangkapan air utama.

​”Mari jaga dan lestarikan hutan kita, agar yang mengalir ke bawah adalah mata air, bukan air mata,” pungkasnya.(mdf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...