Rabu
02 September 2026 | 1 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

24 PAC Se-Kabupaten Probolinggo Terbentuk, Ada Kader Baru Punya KTP Masuk Jajaran

IMG_0628_copy_936x624

SURABAYA – Rapat pleno Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur bersama Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (11/4/2026), berhasil membentuk 24 struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, mengungkapkan bahwa proses pembentukan PAC dilakukan melalui tahapan musyawarah yang panjang dan partisipatif. Dimulai dari usulan tingkat ranting hingga pembahasan bersama di tingkat cabang.

“Kita sudah melalui proses musyawarah, mulai dari pengusulan dari tingkat ranting. Kita juga mengakomodasi unsur generasi Z dan perempuan dengan baik. Setelah itu, kita musyawarahkan kembali hingga hari ini terbentuk para pengurus PAC,” ungkap Khairul Anam.

Menariknya, dalam susunan kepengurusan PAC kali ini terdapat sosok termuda yang menjadi perhatian. Seorang perempuan berusia 17 tahun dari Kecamatan Sumber dipercaya mengemban jabatan sebagai bendahara PAC. Ia baru saja memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), namun telah diberikan kepercayaan untuk terlibat aktif dalam struktur partai.

“Ada yang paling muda dalam jajaran kepengurusan PAC kita, yaitu dari Kecamatan Sumber. Usianya 17 tahun, baru memiliki KTP, dan ia seorang perempuan yang kini menjadi bendahara,” tambahnya.

Berita Terkait: Musancab Digelar, PDIP Jatim Gas Regenerasi dan Penguatan Struktur

Menurut pria yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo, langkah ini menjadi bukyi bahwa partainya benar-benar memberikan ruang nyata bagi anak muda untuk berkontribusi.

“Kita bukan hanya obrolan soal kursi untuk milenial dan gen Z. Ini bukti nyata bahwa kita tidak hanya merekrut, tetapi juga menyamakan peran antara tiga pilar partai dan struktur partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam menentukan kepengurusan, DPC mempertimbangkan sejumlah aspek penting, seperti loyalitas dan kapasitas kader. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah.

“Yang utama dalam memilih adalah mempertimbangkan loyalitas dan kapasitas. Ini penting untuk memperkuat partai sampai ke akar rumput, sekaligus menjawab tantangan ke depan,” pungkasnya.(yol/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Ketua Pansus 2 DPRD Tulungagung Tekankan Perda Kesejahteraan Sosial Harus Berdampak Nyata

TULUNGAGUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan bahwa Perda ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...