Selasa
01 September 2026 | 5 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PBNU Punya Pemimpin Baru, Gus Falah Dorong NU Semakin Solid dan Berdaya bagi Umat

pdip jatim 260901 gus falah

JAKARTA — Kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diharapkan tidak hanya mampu menjaga kesinambungan khidmat NU kepada umat dan bangsa, tetapi juga memperkuat konsolidasi organisasi hingga akar rumput serta memberi ruang lebih luas bagi generasi muda.

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, menyusul terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031.

Gus Falah menilai kepemimpinan baru PBNU memiliki posisi strategis dalam menjaga peran NU sebagai kekuatan moral dan sosial yang terus memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, serta bangsa Indonesia.

“Selamat dan sukses kepada Gus Kikin yang telah dipercaya memimpin PBNU sebagai Ketua Umum serta KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab besar ini,” kata Gus Falah, dikutip Selasa (1/9/2026).

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).

Menurut Gus Falah, NU memiliki sejarah panjang dalam merawat persatuan, memperkuat kehidupan sosial-keagamaan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, kepemimpinan PBNU periode 2026-2031 diharapkan mampu membawa NU semakin istikamah dalam menjalankan khidmat kepada umat sekaligus memperkuat kontribusinya dalam kehidupan kebangsaan.

“Saya berharap kepemimpinan baru PBNU semakin istikamah berkhidmat bagi kepentingan umat dan bangsa. NU harus terus menjadi kekuatan moral dan sosial yang menghadirkan kemaslahatan, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Gus Falah yang juga tokoh muda NU.

Selain menjaga peran NU dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan, Gus Falah menilai konsolidasi organisasi juga menjadi pekerjaan penting bagi kepemimpinan baru.

Menurutnya, penguatan organisasi perlu dilakukan hingga tingkat akar rumput agar hubungan antara struktur dan warga NU semakin kuat. Konsolidasi tersebut juga perlu berjalan seiring dengan kemampuan organisasi merespons perubahan dan tantangan zaman.

Dalam konteks itu, Gus Falah menilai generasi muda NU harus mendapatkan ruang yang lebih luas untuk berkontribusi. Anak-anak muda dinilai memiliki energi, gagasan, serta kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan baru yang berkembang di tengah masyarakat.

Karena itu, kepemimpinan PBNU ke depan diharapkan mampu membangun ruang partisipasi yang memungkinkan generasi muda tidak hanya menjadi penerus organisasi, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam pengambilan peran dan penyelesaian persoalan kebangsaan.

Gus Falah berharap Gus Kikin bersama KH Miftachul Akhyar dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik serta membawa NU terus berkembang sebagai organisasi yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Semoga PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah. Dan semoga NU semakin maju, solid, dan konsisten memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Jatim Suntik Rp4,6 Miliar ke 23 OPD, Fuad: Untuk Optimalkan PAD

SURABAYA — Komisi C DPRD Jawa Timur merekomendasikan tambahan anggaran Rp4,6 miliar untuk 23 organisasi perangkat ...
KRONIK

PBNU Punya Pemimpin Baru, Gus Falah Dorong NU Semakin Solid dan Berdaya bagi Umat

JAKARTA — Kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diharapkan tidak hanya mampu menjaga ...
LEGISLATIF

Terima 9.205 Aduan Warga, Puan: Kritik Jangan Jadi Jarak antara Rakyat dan DPR

JAKARTA — Sebanyak 9.205 pengaduan masyarakat diterima DPR RI sepanjang 15 Agustus 2025 hingga 13 Agustus 2026. ...
EKSEKUTIF

Eri Ultimatum Pengelola Parkir: Masih Terima Tunai, Jukir hingga Pejabat Dishub Diganti

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan ultimatum keras terhadap pengelolaan parkir di Kota Pahlawan. ...
KRONIK

DPRD Jember Khawatir Artefak Sejarah Hilang, Minta Data Cagar Budaya Diperbarui

JEMBER – DPRD Jember mengkhawatirkan benda dan situs bersejarah di daerah itu hilang sebelum sempat dilindungi ...