BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, membeberkan hasil kegiatan reses masa sidang ke-2 yang digelarnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, pada Minggu (18/1/2026).
Dalam forum serap aspirasi tersebut, persoalan infrastruktur hingga kebutuhan alat pertanian menjadi sorotan utama masyarakat.
Reses yang dihadiri sekitar 90 peserta itu melibatkan perwakilan warga dari delapan desa se-Kecamatan Wates. Aryo menuturkan sejak awal kegiatan, warga begitu antusias menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan yang dinilai mendesak untuk segera ditindaklanjuti.
Dia mengungkapkan, sektor infrastruktur masih menjadi kebutuhan paling dominan yang disampaikan masyarakat. Banyak warga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta pembangunan talud di sejumlah titik yang kondisinya sudah rusak dan berpotensi membahayakan.
“Sebagian besar aspirasi berkaitan dengan infrastruktur dasar. Jalan dan drainase menjadi keluhan utama karena sangat berpengaruh pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” ujar Aryo saat menyampaikan hasil resesnya pada tim media ini, Minggu (25/1/2026).
Selain infrastruktur, lanjut Aryo, kelompok tani juga menyampaikan kebutuhan sarana penunjang pertanian. Beberapa perwakilan petani secara khusus mengajukan permohonan bantuan hand traktor guna meningkatkan efektivitas dan produktivitas pengolahan lahan pertanian.
Selain itu, persoalan lain yang turut mengemuka adalah kondisi aset milik desa yang sudah mengalami kerusakan. Menurut warga, pemerintah desa kerap kesulitan melakukan perbaikan karena keterbatasan anggaran, sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Aryo menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kabupaten Blitar. Dia menilai reses menjadi momentum penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar tersampaikan ke tingkat pengambil kebijakan.
“Reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi sarana mendengar langsung kebutuhan riil warga. Aspirasi yang masuk akan kami kawal agar bisa menjadi prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar ini berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD dapat terus terjalin, sehingga pembangunan di Kecamatan Wates dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










