Sabtu
17 Oktober 2026 | 9 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banjir di Lamongan, Pemkab Fokus Dustribusi Logistik untuk 17.623 Warga Terdampak

Screenshot_20260117_235327_Instagram_copy_923x689

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bergerak cepat menangani dampak luapan banjir Bengawan Jero yang merendam 44 desa di lima kecamatan. Fokus utama saat ini adalah memastikan 17.623 warga terdampak mendapatkan bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan yang tetap terjaga.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengungkapkan bahwa hingga Sabtu (17/1/2026), sebanyak 14,5 ton beras telah disalurkan kepada warga. Pemkab menargetkan total bantuan pangan mencapai 24 ton untuk meringankan beban masyarakat.

“Target distribusi sementara kita sebanyak 24 ton. Kami sudah bersurat ke pusat melalui Badan Pangan Nasional serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar cadangan beras dapat segera terpenuhi,” ujar Dirham saat meninjau lokasi, Sabtu (17/1/2026).

Logistik dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hingga saat ini, bantuan pangan telah menjangkau lebih dari 26 desa dari total 44 desa terdampak di Kecamatan Kalitengah, Glagah, Turi, Deket, dan Karangbinangun. Dirham menegaskan bahwa pendataan terus dilakukan secara dinamis agar bantuan tepat sasaran.

Tak hanya urusan perut, Pemkab juga menjamin layanan kesehatan warga di tengah genangan air.
“Kami menyediakan pelayanan kesehatan gratis di setiap desa terdampak. Seluruh camat diperintahkan untuk standby jika ada kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat,” tuturnya.

Siswa Tetap Sekolah: Armada Truk dan Perahu Dikerahkan

Sektor pendidikan menjadi perhatian serius agar hak belajar anak-anak tidak terputus. Pemkab menerapkan kebijakan fleksibel:

• Sekolah Terdampak Parah: Dialihkan ke sistem pembelajaran daring (online).
• Sekolah Tatap Muka: Disediakan transportasi khusus untuk menembus banjir.

“BPBD Lamongan menyediakan perahu karet, sementara Polres Lamongan menyiapkan armada truk untuk mengantar siswa ke sekolah,” jelas Dirham.

Percepat Pengurasan Air: Pompa Kuro Beroperasi hingga Malam

Untuk menurunkan debit air, Pemkab Lamongan mengandalkan sinergi lintas sektor. Sebanyak 14 unit pompa air di wilayah Babat, Kuro, dan Melik terus dipacu kinerjanya.

Secara khusus, jam operasional Pompa Kuro ditambah secara signifikan. Jika biasanya hanya beroperasi hingga sore hari, kini diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB dengan total kapasitas mencapai 9.500 liter per detik.

“Langkah ini merupakan hasil sinergi lintas otoritas, mulai dari Dinas SDABK Lamongan, Dinas PUSDA Jatim, hingga BBWS,” terangnya.

Pemkab Lamongan berkomitmen untuk terus mengevaluasi kondisi lapangan setiap harinya guna memastikan seluruh kebutuhan warga di 44 desa terdampak dapat terpenuhi dengan baik.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...