Kamis
16 Juli 2026 | 12 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peduli Gen Z Tulungagung, Dio Inisiasi Perda Kesehatan Mental dan Fasilitas Layanan Gratis

PDIP-Jatim-Dio-31102025

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Dio Jordy Alvian, menginisiasi peraturan daerah (perda) tentang kesehatan mental.

Ia juga mendorong layanan cek kesehatan mental gratis yang bisa diakses oleh masyarakat Kabupaten Tulungagung, khususnya generasi muda atau gen Z.

“Kasus gangguan kesehatan mental di Tulungagung naik sekira 20 persen dalam rentang waktu 2024 hingga 2025,” ujar Dio, pada Kamis (30/10/2025).

Ketua DPC Repdem Tulungagung ini menambahkan, isu kesehatan mental harus menjadi perhatian bersama, khususnya Pemkab Tulungagung.

“Pada Selasa, 28 Agustus 2025 kemarin telah dilaksanakan deklarasi Tulungagung Sehat Mental di auditorium Prajnaparamita Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu),” ucapnya.

Menurutnya, penanganan kasus kesehatan mental di Kabupaten Tulungagung saat ini belum maksimal. Hal itu diukur dari jumlah kasus gangguan mental yang terus bertambah. Sepanjang 2024 hingga 2025, kasus kesehatan mental paling banyak dialami oleh gen Z dengan rentang usia 1 hingga 20 tahun.

Kasus gangguan mental bagi gen Z bisa berdampak pada sektor ekonomi karena roda perekonomian daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis pemudanya.

“Secara ekonomi pastinya gangguan mental pada gen Z berdampak, bahkan pada indeks pembangunan,” terangnya.

Faktor yang mempengaruhi kasus kesehatan mental pada gen Z, salah satunya, kondisi orang tua yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Gen Z yang ditinggal orang tua tumbuh kembangnya kurang mendapat pemantauan dan pengawasan, bahkan kurang mendapat kasih sayang.

“Kondisi orang tua yang menjadi PMI berpengaruh pada sisi psikologis anak karena tidak diasuh secara langsung oleh orang tua,” ungkapnya.

Faktor lainnya yang mempengaruhi kesehatan mental anak adalah penggunaan sosial media tanpa pengawasan. Dalam kasus lebih berat lagi banyak anak-anak di Kabupaten Tulungagung yang bermain judi online (judol) hingga mengalami skizofrenia.

Berdasarkan data Dinkes Tulungagung, jumlah gen Z yang teridentifikasi penyakit mental jenis skizofrenia mencapai 1.128 orang sepanjang 2025.

“Secara detail datanya belum ada update, nanti bisa dicek ulang di Dinkes,” tegasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...