BLITAR – Kader Banteng Kabupaten Blitar memanfaatkan kegiatan Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila yang digelar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono, untuk menyampaikan aspirasi.
Seperti saat acara tersebut digelar di Hotel Grand Mansion 2, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, pada Senin (27/10/2025). PAC dan Ranting PDIP wilayah Sutojayan mengungkapkan aspirasi dan usulan.
Beberapa aspirasi yang disampaikan menyentuh persoalan nyata di lapangan, mulai dari penanganan bencana, kesejahteraan kader, hingga pelestarian budaya lokal.
Salah satu usulan datang dari perwakilan PAC Sutojayan yang menyoroti kerentanan wilayah terhadap bencana alam.
Para kader mengusulkan agar partai dapat membantu menyediakan sarana transportasi untuk kebutuhan siaga bencana, seperti kendaraan operasional yang bisa digunakan dalam kondisi darurat.

Menanggapi hal itu, Guntur menyatakan akan menindaklanjuti secara konkret agar program bantuan tersebut dapat terealisasi.
“Kader di lapangan punya semangat luar biasa membantu masyarakat saat terjadi bencana. Karena itu, kebutuhan alat transportasi untuk kegiatan sosial dan tanggap darurat akan kita respon dan upayakan,” tegas Guntur.
Selain isu kebencanaan, penguatan ekonomi kader juga menjadi perhatian utama. Menurut Legislator asal Dapil VII Jatim ini kesejahteraan kader di tingkat bawah harus mendapat perhatian agar mereka bisa menjalankan tugas partai dengan nyaman tanpa mengkhawatirkan kondisi keluarganya.
“Partai ini berdiri di atas gotong royong. Maka, kesejahteraan kader juga bagian dari tanggung jawab bersama. Kita dorong program ekonomi produktif agar mereka bisa mandiri,” jelasnya.
Sementara, seorang PAC Sutojayan, menyampaikan keluhannya terkait kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok seni tradisional Jaranan Kyai Pradah Ngasingan dari Kelurahan Sukorejo yang telah berdiri sejak 1921 dan meraih prestasi nasional.
Guntur pun merespons positif hal tersebut. Dia berjanji akan mendorong pengajuan dukungan melalui Inisiatif Strategis Daerah Prioritas (ISDP) 2026–2027 agar kelompok seni tersebut mendapatkan fasilitas dan ruang lebih luas untuk berkembang.

Adapun ranting Jengglong juga mengusulkan adanya jembatan kerja sama atau bantuan stimulan yang bisa memperkuat hubungan antarstruktur partai dan masyarakat, terutama dalam kegiatan sosial.
Sementara itu, Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila bagi Generasi Muda dan Kader PDI Perjuangan dihadiri jajaran struktural partai mulai dari tingkat Ranting hingga PAC Kecamatan Sutojayan.
Guntur kembali menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai Pancasila agar tetap menjadi pedoman dalam menjalankan peran politik dan sosial di tengah masyarakat.
“Tanpa pemahaman dan penghayatan terhadap Pancasila, arah perjuangan partai bisa melenceng dari nilai dasar gotong royong dan kebersamaan. Karena itu, kita ingin setiap kader memiliki landasan ideologis yang kuat,” jelas Guntur.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut juga menegaskan, kegiatan sosialisasi ini tidak semata seremoni, tetapi bagian dari upaya menjaga arah perjuangan partai tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan kepedulian terhadap rakyat kecil.
“Kita ingin seluruh struktur partai dari PAC, Ranting hingga Anak Ranting tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari solusi atas setiap persoalan masyarakat,” tutupnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










