Minggu
08 November 2026 | 2 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TKD untuk Kabupaten Blitar Dipangkas Rp 309 M, Rijanto: Pembangunan Akan Tetap Optimal

pdip jatim 251008 rijanto

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar saat ini tengah menghadapi tantangan besar. Pasalnya pemerintah pusat mengurangi alokasi transfer keuangan daerah (TKD) sebesar Rp 309 miliar.

Meski mengalami pemotongan anggaran yang cukup fantastis, Bupati Rijanto menegaskan bahwa proses pembangunan di wilayah Kabupaten Blitar akan tetap berjalan optimal.

Dia menyatakan saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah dirancang, guna menyesuaikan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi anggaran yang tersedia.

“Kami pastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Blitar tetap berjalan seperti biasa, meskipun terjadi pemangkasan anggaran sebesar Rp309 miliar. Tentunya ini memberikan efek kejut terhadap kami yang ada di daerah. Namun demikian ini adalah sebuah tantangan yang wajib dihadapi, di mana pembangunan harus tetap dilaksanakan,” jelas Rijanto, Rabu (8/10/2025).

“Yang pasti kami tetap memprioritaskan sektor infrastruktur, yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Dikatakannya, berbagai proyek pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat akan terus menjadi prioritas utama, sehingga layanan dan program berdampak positif bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Blitar juga berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran pembangunan dan pelayanan publik. Untuk itu langkah-langkah strategis, disusun sedemikian rupa agar kebijakan keuangan daerah dapat diadaptasi secara efektif.

“Kami optimistis dengan penanganan yang matang dan evaluasi menyeluruh, seluruh program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan sebagaimana yang direncanakan,” pungkas Bupati Rijanto.

Untuk diketahui pemangkasan TKD merupakan bagian dari penyesuaian fiskal nasional yang turut dialami oleh sejumlah kabupaten, kota, dan provinsi di Indonesia. Itu sebagai respons terhadap tekanan ekonomi dan upaya efisiensi anggaran. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Run Blitar Tembus 5.000 Pelari, Hotel Penuh dan UMKM Ikut Bergerak

BLITAR — Soekarno Run Blitar 2026 melampaui target awal 4.200 peserta. Antusiasme masyarakat membuat jumlah pelari ...
KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...
KRONIK

Candra PDIP Dorong Watu Ulo Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Destinasi Wisata

JEMBER – Potensi wisata bahari Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, dinilai belum tergarap maksimal untuk ...
SEMENTARA ITU...

Prajurit TNI Asal Trenggalek Gugur dalam Misi Karhutla, Bupati Arifin: Kami Bangga sekaligus Berduka

TRENGGALEK — Pengabdian Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo kepada negara berakhir dalam misi pemadaman ...
HEADLINE

Antusiasme Soekarno Run Membeludak, PDI Perjuangan Jatim Buka Polling Tentukan Kota Berikutnya

BLITAR — Antusiasme masyarakat mengikuti Soekarno Run di Jawa Timur bakal menjadi penentu lokasi penyelenggaraan ...