Jumat
21 Agustus 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dinilai Memiliki Ide-ide Ambisius, Surabaya Masuk Finalis Mayors Challenge

pdip-jatim-250731-EC

SURABAYA – Kota Surabaya dinobatkan masuk 50 finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025, setelah dinilai menjadi salah satu kota di dunia yang memiliki ide-ide ambisius untuk meningkatkan kualitas kota dan kehidupan penduduknya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, dalam kompetisi Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge ada empat kota di Asia Tenggara yang terpilih sebagai finalis. Yakni Kota Pasig, Kota Naga, dan Kota Cauayan dari Filipina, serta Surabaya.

“Keempat kota ini merupakan bagian dari anggota Local Government for Sustainability (ICLEI) atau pemerintah daerah berkelanjutan yang mendorong pembangunan rendah emisi, berbasis alam, adil, berketahanan, dan sirkular,” jelas Eri Cahyadi, dikutip Kamis (31/7/2025).

Dia mengemukakan, dalam kompetisi ini Surabaya akan menerima pendanaan dan dukungan dari Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge untuk meningkatkan pengelolaan air bersih, limbah, sanitasi, pengembangan ekonomi, dan tenaga kerja.

“Upaya ini akan dilakukan untuk mengatasi salah satu masalah limbah plastik yang paling berbahaya, yaitu popok sekali pakai. Popok ini mencemari sungai yang digunakan sebagai sumber vital kita, dan itu membanjiri tempat pembuangan akhir (TPA),” katanya.

Supaya popok sekali pakai tidak mencemari lingkungan, terang Eri, Surabaya berinisiatif mensosialisasikan kepada masyarakat agar menggunakan popok guna ulang yang diproduksi secara lokal.

“Melalui popok guna ulang, Surabaya merintis solusi berkelanjutan yang melindungi lingkungan dan pasokan air kita, sekaligus menciptakan lapangan kerja lokal,” jelas Cak Eri, sapaan akrabnya.

Dia menyebutkan, polusi limbah popok sekali pakai sudah sejak lama belum mampu diatasi dengan baik.

“Limbah popok sekali pakai adalah tantangan yang ingin sekali kami atasi, dengan dukungan ini kami dapat memenuhi kebutuhan warga sekaligus menghidupkan kembali layanan penting di kota ini bagi komunitas kami,” ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan dalam kompetisi ini setiap kota finalis akan menerima dana hibah sebesar USD 50.000 yang digunakan untuk menguji dan menyempurnakan ide-ide mereka.

Selain itu, kota finalis juga mendapatkan dukungan dari para ahli selama beberapa bulan mendatang.

“Setelah ini, ada 25 kota teratas yang akan diumumkan pada awal 2026. Masing-masing akan dianugerahi USD 1 juta dan diberi bantuan teknis jangka panjang untuk meningkatkan dan mengimplementasikan inovasi mereka,” kata Irvan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

JK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...