Jumat
03 Juli 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Langkah Tegas Hadapi Beras Oplosan, Wali Kota Surabaya Gencarkan Sidak

pdip-jatim-250726-EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperketat pengawasan terhadap praktik beras oplosan yang merugikan masyarakat. Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa berbagai langkah telah diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak beras oplosan.

Menurutnya, Pemkot Surabaya terus menerjunkan tim dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya (Dinkopungdag) bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polrestabes Surabaya secara rutin melakukan sidak dan pemeriksaan di pasar-pasar untuk mengidentifikasi praktik pengoplosan beras premium dengan beras medium.

“Kita sudah melakukan sidak beberapa kali. Teman-teman perindustrian perdagangan dan juga Satgas Pangan dari teman-teman Polrestabes juga turun untuk selalu memeriksa di pasar-pasar,” ungkap Eri Cahyadi, Jumat (25/7/2025).

Meski demikian, dia juga menekankan pentingnya kesadaran moral dan kejujuran dari para pedagang. Dia mengajak para pelaku usaha untuk kembali kepada nilai-nilai agama dan kemanusiaan.

“Setiap manusia kalau hatinya kuat dengan dasar agama dan menjalankan Pancasila, insya Allah tidak akan berbuat curang. Tapi itu semua harus dikembalikan lagi bagaimana kita menjaga perlakuan,” tuturnya.

Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi praktik beras oplosan. Menurutnya, peran serta masyarakat dalam melapor akan semakin membantu pengawasan yang dilakukan Pemkot Surabaya.

“Saya berharap, kalau ada yang menemukan ini segera laporkan baik ke Satgas Pangan maupun ke pemerintah kota karena kami tidak bisa melihat sendiri, ngetes sendiri sampai ke bawah-bawah,” ujar Eri.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjunjung tinggi ajaran agama yang melarang perbuatan merugikan orang lain.

“Kalau kita saling mengingatkan bagaimana ajaran agama itu tidak boleh melakukan hal yang merugikan orang lain,” pesan Eri.

Hingga kini, sebutnya, berdasarkan pemeriksaan Satgas Pangan di beberapa titik pasar di dalam kota Surabaya, belum ditemukan praktik beras oplosan.

“Pengawasan akan terus ditingkatkan, dan sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk memberantas praktik curang ini di Kota Surabaya,” tegasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Sholawat, Dialog, dan Ziarah: Cara PDI Perjuangan Bondowoso Merawat Kedekatan dengan Warga

BONDOWOSO – Malam belum terlalu larut ketika lantunan sholawat memenuhi aula DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Kamis ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Wajibkan Platform Digital Punya Dana Jaminan untuk Lindungi Seller UMKM

Novita Hardini mendesak pemerintah mewajibkan platform digital memiliki escrow fund atau dana jaminan untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...