Rabu
04 November 2026 | 11 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunker ke DPU Bina Marga Jatim, Pramudita Harap Ada Skema Buka Tutup Akses Gumitir

PDIP-Jatim-Komisi-IV-DPRD-Banyuwangi-25072025

BANYUWANGI – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuwangi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Surabaya, pada Jum’at (25/7/2025).

Kunker tersebut dalam rangka meminta penjelasan terkait penutupan akses di kawasan Alas Gumitir yang merupakan bagian dari proyek preservasi jalan nasional untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

Salah satu anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, Pramudita Maharani Saputri, mengatakan, bahwa kunjungan ini menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat akan dampak dari skema penutupan Gumitir.

“Kunjungan kita ini menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat akan dampak penutupan kawasan Gumitir sehingga dibutuhkan solusi dari DPU Bina Marga Jawa Timur. Kita sih mintanya jangan ditutup total, paling tidak ada cara lain,” ujar Dita, panggilan akrabnya.

Menurutnya, penutupan Gumitir bakal berdampak pada mobilitas masyarakat dan akan memicu persoalan serius, terutama terkait jalur distribusi logistik dan potensi inflasi.

“Penutupan Gumitir ini jelas berdampak pada harga kebutuhan pokok di Banyuwangi,” jelasnya.

Berdasarkan penjelasan Kasi Pengaturan Jalan dan jembatan DPU Bina Marga Jatim, lanjut Dita, proyek preservasi jalan di Kawasan Gumitir perlu dilakukan karena kondisi geografis jalan didominasi lereng dan sering longsor ketika musim hujan.

“Ada titik di jalur Gumitir yang mengalami penurunan tanah dan retakan yang memperburuk resiko keselamatan pengguna jalan,” jelas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi itu.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama penutupan sudah ada kesepakatan dari pelaksana proyek, kepolisian bersama kabupaten terdampak dengan menyiapkan rute alternatif.

“Harapan kita ada solusi yang lebih bijak, mesti sudah disiapkan jalur alternatif,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali meminta kepada Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali agar jalur Gumitir tidak ditutup total.

Apalagi melihat kemacetan parah di jalur Situbondo-Banyuwangi akibat pembatasan operasional kapal oleh otoritas pelabuhan di bawah Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

“Kami kembali memohon kepada Balai Besar agar jalur Gumitir tidak ditutup total, karena jalur ini menjadi alternatif saat terjadi kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Dampaknya telah dirasakan saat ini,” ujar Ipuk, usai menggelar Rapat Koordinasi bersama Forkopimda membahas kemacetan Pelabuhan Ketapang dan Penutupan Jalur Gumitir.

“Kami bukan menolak. Namun kami minta ada skema lain. Jangan sampai ditutup 100 persen karena dampaknya sangat signifikan. Dan itu sudah terjadi,” tandas politisi PDI Perjuangan ini. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
KABAR CABANG

Pekan Peduli Sampah Nasional, PDIP Surabaya Siapkan 100 Titik Teba untuk Olah Sampah Organik

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...