Jumat
04 September 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guru Ngaji di Lumajang Bakal dapat Honor Rp 1,2 Juta, Apa Saja Syaratnya?

IMG-20250724-WA0068_copy_810x540

LUMAJANG – Angin segar, guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya di Kabupaten Lumajang akan segara mendapat honorarium. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman, Kamis (24/7/2025).

Supratman menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Yang mana, dalam rakor tersebut membahas mekanisme dan persyaratan pemberian honorarium bagi guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya.

“Iya, kemarin kami rakor bersama kesrah dan dan perwakilan dari Kementerian Agama Lumajang. Dan dalam rakor tersebut, kami sepakat untuk menyederhanakan persyaratan yang berkaitan dengan legalitas tempat ibadah yang menjadi kewenangan Kementerian Agama, agar proses pemberian honor lebih mudah dan tepat sasaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Supratman menegaskan bahwa nantinya honorarium yang akan diterima oleh guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya yakni sebesar Rp 1.200.000 per orang per tahun.

Selain itu, sebagai bentuk perlindungan sosial, penerima juga akan ditambahkan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi pondok pesantren, Anggota fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa setiap lembaga harus memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) sebagai salah satu persyaratan hibah honorarium tahun 2025.

Sementara untuk tahun 2026, kata Supratman, bentuk honorarium akan diubah nomenklaturnya menjadi insentif, dengan harapan akan jauh lebih mudah karena tidak harus mempunyai NSPP.

“Kemudian berkaitan dengan persyaratan minimal jumlah murid atau jamaah yang sebelumnya menjadi salah satu ketentuan, juga akan dikaji ulang dan disesuaikan dengan kemampuan daerah serta kondisi riil di lapangan,” terangnya.

Kata Supratman, rakor tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat penghargaan dan dukungan kepada para tenaga keagamaan di Lumajang yang selama ini berperan besar dalam membina kehidupan spirit. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...