Minggu
19 Juli 2026 | 8 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guru Ngaji di Lumajang Bakal dapat Honor Rp 1,2 Juta, Apa Saja Syaratnya?

IMG-20250724-WA0068_copy_810x540

LUMAJANG – Angin segar, guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya di Kabupaten Lumajang akan segara mendapat honorarium. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman, Kamis (24/7/2025).

Supratman menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Yang mana, dalam rakor tersebut membahas mekanisme dan persyaratan pemberian honorarium bagi guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya.

“Iya, kemarin kami rakor bersama kesrah dan dan perwakilan dari Kementerian Agama Lumajang. Dan dalam rakor tersebut, kami sepakat untuk menyederhanakan persyaratan yang berkaitan dengan legalitas tempat ibadah yang menjadi kewenangan Kementerian Agama, agar proses pemberian honor lebih mudah dan tepat sasaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Supratman menegaskan bahwa nantinya honorarium yang akan diterima oleh guru ngaji dan tenaga keagamaan lainnya yakni sebesar Rp 1.200.000 per orang per tahun.

Selain itu, sebagai bentuk perlindungan sosial, penerima juga akan ditambahkan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi pondok pesantren, Anggota fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa setiap lembaga harus memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) sebagai salah satu persyaratan hibah honorarium tahun 2025.

Sementara untuk tahun 2026, kata Supratman, bentuk honorarium akan diubah nomenklaturnya menjadi insentif, dengan harapan akan jauh lebih mudah karena tidak harus mempunyai NSPP.

“Kemudian berkaitan dengan persyaratan minimal jumlah murid atau jamaah yang sebelumnya menjadi salah satu ketentuan, juga akan dikaji ulang dan disesuaikan dengan kemampuan daerah serta kondisi riil di lapangan,” terangnya.

Kata Supratman, rakor tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat penghargaan dan dukungan kepada para tenaga keagamaan di Lumajang yang selama ini berperan besar dalam membina kehidupan spirit. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...