Selasa
21 April 2026 | 8 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Proyek Strategis 2 Puskesmas Terancam Molor, DPRD Jombang Bakal Minta Penjelasan Dinkes

pdip-jatim-250409-syaifulloh-dprd-jombang

JOMBANG – Komisi C DPRD Jombang meminta dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat melakukan klarifikasi terkait progres pembangunan dua proyek strategis daerah (PSD) berupa puskesmas yang terancam molor dari target.

Kedua proyek tersebut adalah Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan dan Puskesmas Jelakombo di Kecamatan Jombang.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi PDI Perjuangan, Syaifullah, menuturkan bahwa pembangunan Puskesmas Keboan memang mengalami sejumlah kendala teknis di lapangan.

Proyek strategis yang sudah dimulai sejak 6 Februari 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rpb4,19 miliar tersebut bakal menghadapi jatuh tempo pada awal Agustus 2025 depan.

Namun demikian, meski sudah mendekati masa berakhir kontrak, nyatanya per bulan Juli ini progres proyek diketahui masih di kisaran 70%.

“Proyek strategis daerah harus dievaluasi secara menyeluruh. Kendala di lapangan itu harus segera diatasi agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Saifullah, dikutip Rabu (22/7/2025).

Untuk itu, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proyek strategis daerah, khususnya yang menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pelayanan publik itu menyangkut hak dasar masyarakat. Tidak boleh ada pembiaran terhadap keterlambatan pembangunan puskesmas yang bisa menghambat akses layanan kesehatan di Jombang,” ujarnya.

Sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif, pihaknya bakal mengundang Dinkes Jombang dalam minggu ini.

“Kami pastinya akan memanggil Dinas Kesehatan Jombang untuk melakukan klarifikasi, mengingat tenggat waktu pengerjaan tinggal beberapa minggu lagi,” ungkap Saifullah.

Dirinya juga menyampaikan, Komisi C akan minta penjelasan soal rencana alternatif dari Dinkes manakala proyek tersebut benar-benar molor.

“Kami juga mau tahu bagaimana langkah yang disiapkan dinas kesehatan jika molor. Fungsi kami adalah mengawasi agar proyek selesai tepat waktu dan kualitasnya maksimal,” tambahnya. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...