Minggu
08 November 2026 | 3 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto Jenguk Lansia Korban Keracunan Massal Kolak Kacang Ijo

pdip jatim 250514 lansia keracunan 2

BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ny. Ninik Rijanto, menjenguk korban keracunan massal yang saat ini tengah dirawat di Klinik Pelita Husada dan Puskesmas Boro, Kecamatan Selorejo, Selasa (13/5/2025).

Turut mendampingi anggota DPRD Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Kesehatan dan Camat Selorejo. Mereka meninjau langsung kondisi korban sekaligus minta kepada pihak layanan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan optimal kepada para korban keracunan.

Sebelumnya, puluhan warga lanjut usia (lansia) mengalami keracunan massal usai mengkonsumsi kolak kacang hijau saat mengikuti kegiatan posyandu di Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo.

Dari kejadian keracunan itu, beberapa korban terpaksa harus dilarikan ke sejumlah layanan fasilitas kesehatan guna mendapat perawatan intensif.

Dari data yang berhasil dihimpun, jumlah pasien yang saat ini tengah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain, 10 pasien dirawat di Puskesmas Boro, 3 pasien di Puskesmas Kesamben, 8 pasien di Klinik Pelita Husada, 4 pasien di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, serta masing-masing 1 pasien di Puskesmas Doko dan 1 pasien di RS Wava Husada Kesamben. Bahkan satu pasien di antaranya adalah staf kecamatan.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Rijanto menyampaikan empati sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada para pasien dan keluarganya. Dia berharap semua korban segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sediakala.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Saya mendoakan semoga seluruh pasien segera sehat dan keluarga diberi kesabaran,” ujar Bupati Rijanto.

Dia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan suatu musibah dengan unsur ketidaksengajaan dan penyebab dari kejadian ini masih dalam pemeriksaan laboratorium oleh Dinas Kesehatan.

“Saat ini, penyebab keracunan masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium. Kita harus menunggu hasil resmi untuk memastikan sumber masalahnya,” jelas Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar ini.

Pada kesempatan ini dia meminta kepada fasilitas kesehatan dan perangkat desa untuk tetap siaga dan aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan para korban.

“Kita pastikan semua mendapatkan penanganan terbaik. Ini musibah yang tidak disengaja, dan kami akan mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” tandasnya.

“Yang terpenting saat ini adalah keselamatan dan kesembuhan para pasien,” imbuh dia. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Tembus 5.000 Pelari, Hotel Penuh dan UMKM Ikut Bergerak

BLITAR — Soekarno Run Blitar 2026 melampaui target awal 4.200 peserta. Antusiasme masyarakat membuat jumlah pelari ...
KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...
KRONIK

Candra PDIP Dorong Watu Ulo Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Destinasi Wisata

JEMBER – Potensi wisata bahari Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, dinilai belum tergarap maksimal untuk ...
SEMENTARA ITU...

Prajurit TNI Asal Trenggalek Gugur dalam Misi Karhutla, Bupati Arifin: Kami Bangga sekaligus Berduka

TRENGGALEK — Pengabdian Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo kepada negara berakhir dalam misi pemadaman ...