Rabu
29 Juli 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Keluhkan Jalan Licin di Sekitar Proyek Pabrik Mainan, DPRD Ngawi Anjurkan Penghentian Sementara

IMG-20250107-WA0014_copy_797x527

NGAWI – Jalan raya Ngawi – Maospati tepatnya di depan pabrik mainan PT GFT masuk Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Usut punya usut, akibat jalan raya menjadi licin karena sisa material urug yang bercecer di jalan.

Kondisi jalan yang licin dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan. Mereka khawatir tergelincir saat melintas. Keluhan itu ditidaklanjuti oleh kalangan DPRD Kabupaten Ngawi.

Dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, Feligia Agit Hendiadi, dewan melaksanakan sidak di lokasi pembangunan pabrik mainan. Para dewan bertemu langsung dengan pengelola proyek, dan memberikan sejumlah rekomendasi.

“Kami mendapat keluhan dari masyarakat, jalan depan pabrik ini licin, karena sisa lumpur kendaraan yang mengangkut material pengurugan,” kata Agit, Selasa (7/1/2024).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu memberikan rekomendasi agar proyek pengurugan pembangunan pabrik mainan dihentikan sementara.

Proyek dapat dilanjutkan, apabila pengelola telah melengkapi water trap, dan memastikan truk pengangkut material tidak meninggalkan jejak lumpur di jalan raya.

“Kalau sudah ada water trap, truk pengangkut material yang keluar dari wilayah proyek dalam kondisi bersih. Tidak ada lagi material yang tercecer. Pengguna jalan juga akan lebih aman dan nyaman saat melintas,” kata Agit.

Selain rekomendasi penghentian sementara, dewan juga memberikan masukan agar pengelola memasang cctv atau kamera pengawas. Termasuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas di kanan dan kiri area proyek dengan radius tertentu.

“Harapan kami ada cctv untuk mengawasi pengguna jalan di sekitar area proyek. Dan rambu-rambu, agar pengguna jalan tahu, bahwa ada proyek pembangunan,” jelas Agit.

Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi berharap pihak pengelola proyek pembangunan pabrik mainan dapat melengkapi kekurangan terkait dampak lalu lintas . Dewan juga akan melakukan evaluasi terhadap rekomendasi yang telah diberikan.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap rekomendasi dari Komisi IV. Sehingga setelah dilengkapi, operasional bisa dilanjutkan lagi,” tutup Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi Feliga Agit Hendiadi. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha ...
KRONIK

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD ...