Jumat
24 Juli 2026 | 5 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dialog dengan Warga Malang Selatan, Risma Paparkan Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

pdip-jatim-241101-TR-Turen-1

MALANG – Dalam safari kampanye di Malang Raya, Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini berdialog dengan warga di Lapangan Lumba-Lumba, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (1/11/2024).

Kunjungan cagub yang dalam Pilkada Jatim 2024 berpasangan dengan Cawagub Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) itu disambut antusias ribuan warga Malang Selatan.

Hadir juga dalam dialog tersebut, Calon Bupati-Wakil Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi-Lathifah Shohib (SaLaf).

“Di sini, saya ingin mendengar apa yang perlu kami lakukan jika nanti Allah mengamanahkan saya. Ada beberapa program yang bisa disinergikan dengan daerah, insya Allah, misalnya bersama Pak Calon Bupati Malang, Pak Sanusi,” ujarnya.

Dalam dialog, Risma menyoroti program pendidikan sebagai salah satu prioritas. Menurutnya, pendidikan gratis hingga SMA/SMK atau sederajat, termasuk bagi pondok pesantren, adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

“Insya Allah, kita akan memberikan pendidikan setingkat SMA/SMK Negeri maupun swasta sederajat, madrasah aliyah, dan pondok pesantren secara gratis. Kita ingin anak-anak menyelesaikan pendidikan minimal 12 tahun, dan provinsi akan menambah dukungan, terutama untuk tunjangan para guru serta operasionalnya,” terang Risma.

Selain pendidikan, pasangan Cagub-Cawagub Risma-Gus Hans juga mengusung layanan kesehatan gratis di seluruh wilayah Jawa Timur. Menurut Risma, program kesehatan ini akan difokuskan pada empat penyakit utama: jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker.

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya memudahkan akses kesehatan agar warga tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya.

“Kita akan menurunkan program ini ke rumah sakit di daerah, termasuk di Malang, supaya pasien tak perlu jauh-jauh ke Surabaya. Fasilitas dan dokter akan kami hadirkan langsung di daerah-daerah,” jelasnya.

Risma juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung ekonomi masyarakat, terutama melalui pengembangan UMKM. Ia berbagi pengalaman saat menjadi Wali Kota Surabaya, di mana ia memberdayakan ibu-ibu rumah tangga melalui UMKM hingga mampu menghasilkan pendapatan besar, bahkan menembus pasar ekspor.

“Saya ingin mendorong ibu-ibu di sini agar bisa berkontribusi dalam ekonomi keluarga. Kita ajarkan cara berbisnis dari rumah, cara menjual produk, sampai mereka bisa mengembangkan usaha tanpa meninggalkan rumah,” ujarnya sambil menceritakan contoh sukses usaha kecil yang dirintis ibu rumah tangga.

Pada kesempatan tersebut, pasangan Calon Bupati Malang nomor urut 1, Sanusi-Lathifah Shohib menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mewujudkan program-program yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Malang. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...