Jumat
01 Mei 2026 | 8 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cerita Tjahjo Soal Cara PDIP Rekrut Calon Kepala Daerah

pdip-jatim-tjahjo-di-kantor-kemendagriJAKARTA – Setiap partai politik (parpol) mempunyai cara tersendiri dalam menjaring calon untuk dikontestasikan dipemilihan kepala daerah, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebagaimana diketahui, partai asuhan Megawati Soekarno Putri itu menjadi partai yang meraup kemenangan paling banyak dalam Pilkada Serentak 2015 lalu. Selain mempunyai basis massa yang banyak, tentu PDIP mempunyai cara-cara jitu dalam merekrut calon potensial untuk bertarung dipemilihan kepala daerah.

“Kalau PDIP daftar calon di daerah, dites, dirkim ke DPP. Dulu saya bikin tim, kita bikin fit and proper, psikotes. Setelah tersaring baru diputuskan dalam rapat pleno DPP. Tok, tok keluar rekomendasi,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2016).

Mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP itu mengungkapkan, Walikota Tanggerang Selatan, Airin Rachmi Diany juga pernah mengikuti tes seleksi namun dia batal dicalonkan.

“Ada yang gagal. Airin pernah ikut tes, tapi wakilnya dia enggak mau dari PDIP, dia ingin PNS. Akhirnya batal,” ungkap mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah mempertimbangkan usulan pemberian sanksi bagi parpol yang tidak mengajukan pasangan calon. Meski mengundang reaksi dari banyak kalangan, usulan tersebut nantinya akan dibahas dalam revisi Undang-undang Pilkada bersama DPR.

Sementara, Mendagri sendiri menilai pemberian sanksi bagi parpol yang tidak mempunyai pasangan calon sebagai langkah yang tidak fair. Menurutnya, meski salah satu tugas parpol adalah menyaring calon untuk bertarung di pemilihan kepala daerah, namun dia tidak menampik tidak adanya pasangan calon dalam pilkada juga menjadi bagian dari strategi partai.

“Memang tugas parpol memilih calon kepala daerah, tapi kasus Surabaya, bagian dari strategi. Ada juga yang enggak punya calon untuk menang. Kalau ajukan kalah, kan menyangkut harga diri. Enggak bisa sanksi. Gimana kalau enggak punya calon,” tandasnya. (beritaempat)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...