Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temui Petani Bawang Merah Nganjuk, Risma Pikirkan Listrik Murah untuk Lampu Perangkap Hama Gurem dan Janda Pirang

IMG-20241023-WA0056_copy_590x406
Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismahirini blusukan di pasar Bawang Merah Sukomoro, Nganjuk, Rabu (24/10/2024).

NGANJUK – Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismahirini blusukan di sejumlah pasar di Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/10/2024).

Di pasar bawang merah Sukomoro, Risma melakukan dialog interaktif dengan para pedagang. Para pedagang mengelukan harga bawang merah lokal asli Nganjuk yang cenderung merosot di pasaran. Sementara obat dan pupuk yang digunakan sangat mahal.

Salah satu pedagang menjelaskan bahwa bawang merah lokal hasilnya tidak begitu bagus dibanding bawang merah jenis Bima. Namun dari segi rasa lebih enak bawang merah lokal.

“Petani bawang merah selalu mengeluh jika tanaman bawang merah sering diserang hama gurem dan janda pirang, hingga saat ini belum di temukan obat untuk membasmi,” urainya.

Mendengar keluhan itu, Risma turut prihatin. Mantan Wali Kota Surabaya itu menawarkan akan memberikan pelatihan untuk cara pengelolaan bawang merah seperti yang telah dilakukan di Brebes Jawa Tengah.

Yakni dengan cara membuat pasta dari bawang merah yang akan dipasarkan di restoran-restoran. Juga bawang goreng dan minyak bekas penggorengan bawang goreng juga laku dijual dengan nama “Minyak goreng brambang”.

Saat diwawancara, Tri Rismaharini mengatakan, salah satu program dia bersama Gus Hans adalah meningkatkan penghasilannya petani.

“Jadi yang pertama, kualitas dari hasil produksi pertanian harus kita pelajari,” katanya.

Yang kedua, jelas Risma, yakni menekan hambatan dalam produksi semisal hama, kemudian listrik.

“Saya kalau pulang dari Jakarta, lewat itu listrik terang benderang. Saya pikir berapa habisnya untuk biaya listrik itu, makanya nanti saya coba pikirkan, saya akan hitung dengan teknologi terkini, ramah lingkungan dan murah untuk masyarakat,” ujar mantan Menteri Sosial sekaligus mantan Walikota Surabaya.

Calon gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini bersama calon bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

“Kemudian yang ketiga, penciptaan pasar, bisa digunakan dengan membuat bazar-bazar, desa-desa, kecamatan-kecamatan semacam car free day maupun car free night.

“Saya akan memberikan insentif kepada desa, kecamatan, kabupaten itu akan menggerakkan ekonomi lokal, jadi kalau ada penjualan makanan jadi maka kemudian mereka akan mengambil pasar-pasar, cara menghidupkannya seperti itu,” imbuh Tri Rismaharini.

Selain ke pasar Sukomoro, Risma juga mengunjungi pasar sapi, Wage. Risma didampingi oleh Calon Bupati Nganjuk nomor urut 3, Marhaen Djumadi.

Selama blusukan, Risma mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Mereka berebut untuk minta bersalaman dan berfoto bersama. (Eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Dorong Standar Ketat Penyelenggaraan Event Olahraga

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta pemerintah daerah dan penyelenggara memperketat ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Ingatkan Anggota Dewan Jaga Integritas dan Marwah Lembaga

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengingatkan seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, ...
KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...
HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
KRONIK

Megawati Hadiri Pameran Foto Refleksi 30 Tahun Kudatuli

JAKARTA – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri menghadiri ...