Selasa
15 September 2026 | 10 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Menangis Dengar Gaji Ustadz-Ustadzah Kurang dari Rp 100 Ribu/Bulan

pdip-jatim-241016-risma-menangis

SITUBONDO – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 3, Tri Rismaharini (Risma) kembali tersentuh hatinya, saat mendengar masukan dan keluhan warga provinsi ini.

Bahkan, Risma sampai terisak setelah mendengarkan permasalahan guru (ustadz/ustadzah), saat mengunjungi YPP Khairus Shaleh, Situbondo (16/10/2024).

Bu Risma, demikian sapaannya, menangis ketika mendengar fakta bahwa masih banyak guru/ustadz/ustadzah yang gajinya kurang dari Rp 100 ribu/bulan.

Di siang hari itu, sesaat setelah suasana hening, Risma kembali memotivasi ustadz/ustadzah. Jika dipercaya mengemban amanah memimpin Jawa Timur, Risma bersama Cawagub KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), akan meningkatkan insentif mulai dari Rp1 juta per bulan dan memberikan bea siswa sekolah para guru (ustadz/ustadzah).

Kalau pengajar yang masih lulusan SMA nanti disiapkan beasiswa untuk S1, kalau yang lulusan S1 nanti disiapkan S2. “Supaya panjenengan para guru (ustadz/ustadzah) bisa lebih sejahtera,” ujarnya.

Risma merupakan salah satu keturunan dari Kyai Ageng Basyariyah yang ada Sewulan Madiun. Selain yang menjadi ulama, Kyai Ageng Basyariyah banyak yang melahirkan Umara.
“Ada dua menteri, saya dan Pak Muhadjir Effendy. Lalu ada dua Presiden yaitu Gus Dur, dan Pak SBY,” sebutnya.

Ketika dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Timur, Risma merasa harus meningkatkan kesejahteraan para santri dan lingkungan pondok pesantren. “Hal ini yang musti saya angkat kesejahteraannya,” tegas Risma.

Ke depan, dia berharap agar para pengasuh pondok pesantren jangan malu mengajukan program untuk memajukan pondok pesantrennya.

“Jangan ada proposal-proposal lagi jika ingin ada usulan program atau permohonan. Jika pakai proposal pasti ada yang main, ada yang nakal,” ujarnya.

“Lalu, saya takut, proposal itu nanti ketinggalan di mobil atau tidak sempat baca dan periksa. Itu nanti kasihan yang mengirim. Karena kalau tidak tepat, saya bisa dituntut di akhirat sana,” kata Risma. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...