Kamis
23 Juli 2026 | 6 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Prioritaskan Kantor Pelayanan Publik Ramah Lansia dan Disabilitas

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-05092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

BANYUWANGI – Kantor pelayanan publik di Banyuwangi kini didorong untuk makin ramah terhadap warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas.

Seperti Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi, yang dilengkapi pagar pegangan untuk lansia, guiding block, kursi roda, alat bantu dengar, tongkat, dan loket khusus untuk lansia dan disabilitas. Selain itu, juga dilengkapi ruang laktasi dan tempat bermain anak.

“Bahkan juga dilengkapi dengan petugas yang akan membantu dan bisa menggunakan bahasa isyarat. Terima kasih BPN,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

Ipuk berharap, dengan fasilitas yang disediakan, kantor BPN inklusif bisa diakses lansia dan teman disabilitas dengan mudah dan nyaman.

Ia menceritakan, sejak menjabat, dirinya memprioritaskan agar kantor-kantor pelayanan publik, seperti MPP (Mal Pelayanan Publik), OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kelurahan, kecamatan, serta ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi dibangun dengan konsep ramah difabel dan lansia.

Selain itu, pemkab juga menggulirkan berbagai program pro-difabel. Seperti di bidang pendidikan, ada program Agage Pintar yang mewajibkan sekolah menerima pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK) hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel yang berprestasi.

Ipuk menambahkan, pemkab juga rutin menggelar “Festival Kita Bisa” sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat mereka.

Untuk pemenuhan hak sipil, digulirkan pula program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.

“Tak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir, kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi,” jelas Ipuk.

“Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja untuk mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel,” tandas politisi PDI Perjuangan itu. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...