Minggu
25 Oktober 2026 | 8 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Prioritaskan Kantor Pelayanan Publik Ramah Lansia dan Disabilitas

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-05092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

BANYUWANGI – Kantor pelayanan publik di Banyuwangi kini didorong untuk makin ramah terhadap warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas.

Seperti Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi, yang dilengkapi pagar pegangan untuk lansia, guiding block, kursi roda, alat bantu dengar, tongkat, dan loket khusus untuk lansia dan disabilitas. Selain itu, juga dilengkapi ruang laktasi dan tempat bermain anak.

“Bahkan juga dilengkapi dengan petugas yang akan membantu dan bisa menggunakan bahasa isyarat. Terima kasih BPN,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

Ipuk berharap, dengan fasilitas yang disediakan, kantor BPN inklusif bisa diakses lansia dan teman disabilitas dengan mudah dan nyaman.

Ia menceritakan, sejak menjabat, dirinya memprioritaskan agar kantor-kantor pelayanan publik, seperti MPP (Mal Pelayanan Publik), OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kelurahan, kecamatan, serta ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi dibangun dengan konsep ramah difabel dan lansia.

Selain itu, pemkab juga menggulirkan berbagai program pro-difabel. Seperti di bidang pendidikan, ada program Agage Pintar yang mewajibkan sekolah menerima pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK) hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel yang berprestasi.

Ipuk menambahkan, pemkab juga rutin menggelar “Festival Kita Bisa” sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat mereka.

Untuk pemenuhan hak sipil, digulirkan pula program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.

“Tak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir, kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi,” jelas Ipuk.

“Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja untuk mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel,” tandas politisi PDI Perjuangan itu. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...
KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...