Kamis
23 Juli 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KA Mutiara Timur Beroperasi Kembali, Bupati Banyuwangi: Akses Alternatif Kian Banyak

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-03092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meresmikan peluncuran KA Mutiara Timur yang menandai kereta api rute Banyuwangi - Surabaya, Senin (2/9/2024).

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meresmikan peluncuran KA Mutiara Timur yang menandai kereta api rute Banyuwangi-Surabaya itu beroperasi kembali setelah vakum dalam 2 tahun.

Kini, dengan adanya KA Mutiara Timur, variasi rute tujuan Kota Pahlawan kian bertambah, melengkapi kereta api tujuan Surabaya yang sebelumnya telah beroperasi, di antaranya, KA Sritanjung, Probowangi, Wijaya Kusuma dan Blambangan Ekspress.

“Dengan ini alternatif akses dari Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya semakin banyak. Ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan dan masyarakat menuju Banyuwangi,” ujar Ipuk, Senin (2/9/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, wisatawan yang berlibur ke Banyuwangi pada akhirnya dapat lebih leluasa memilih waktu keberangkatan kereta serta memudahkan mobilitas barang dan penumpang sehingga ekonomi terus tumbuh.

Untuk diketahui, KA Mutiara Timur rute Ketapang-Surabaya Pasar Turi yang melayani penumpang kelas eksekutif dan bisnis tersebut dioperasikan dengan rangkaian kereta new generation, resmi beroperasi sejak 1 September 2024.

Dari dua kelas tersebut, total kapasitas penumpang sekali angkut adalah 396 tempat duduk yang terdiri atas 4 gerbong eksekutif dan 3 gerbong bisnis.

Untuk jam keberangkatan, dari Stasiun Ketapang pukul 21.45 WIB dan tiba di Surabaya pukul 04.21 WIB. Sementara kereta keberangkatan dari Stasiun Pasar Turi pukul 08.55 WIB dan tiba di Ketapang pukul 15.45 WIB.

“Bagi pengguna jasa tidak perlu khawatir. KA Mutiara Timur beroperasi setiap hari, berbeda dengan sebelumnya yang hanya weekend. Ini juga upaya kamu mengakomodir penumpang yang kehabisan tiket,” ujar Manajer Angkutan Fasilitas Penumpang PT. KAI Daop 9 Jember, Eduard Rudolf.

Eduard mengaku terkejut dengan antusiasme masyarakat terhadap kembalinya KA Mutiara Timur. Ia menguraikan, okupansi yang terserap pada layanan kereta api penumpang tertua kedua di Indonesia itu mencapai 120 persen atau 460 okupansi.

“Ini menjadi bukti minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api semakin meningkat,” tandasnya. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...