Sabtu
03 Oktober 2026 | 5 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Daniel Dorong Pemprov Lakukan Peremajaan Pelabuhan

pdip-jatim-230614-daniel-rohi

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Daniel Rohi, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melakukan peremajaan pelabuhan di seluruh wilayah Jawa Timur, khususnya di Pelabuhan Mayangan, Probolinggo.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur itu meminta agar pemprov segera melakukan pengerukan sedimen. Hal tersebut menjadi langkah krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan mendukung aktivitas ekonomi sektor perikanan.

“Usai kunjungan kerja ke Pelabuhan Mayangan kemarin, saya melihat nilai strategis di sana dalam kegiatan jual-beli ikan. Namun, karena adanya pendangkalan yang sangat parah, kapal susah berlabuh untuk bongkar-muat tangkapan ikan,” ujar Daniel di Surabaya, Minggu (3/3/2024).

Pengerukan sendimen di pelabuhan ini, akan meningkatkan kelancaran akses para nelayan ataupun kapal saat berlabuh. Sehingga bisa membuka peluang lebih besar pelelangan ikan dan mendukung keberlanjutan bisnis perikanan di daerah sana.

“Selain itu, saya juga menyoroti perihal Surat Edaran (SE) Nomor B.701/ MEN-KP/VI/2023. Sebab, SE tersebut membebani para nelayan kecil. Salah satunya, jika nelayan melaut di atas 12 mil harus menyetujui migrasi perizinan,” jelasnya.

Daniel juga menyoroti poin-poin dalam surat edaran tentang migrasi perizinan, di antaranya, poin (a) dan (b) yang menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Poin (a) menyebutkan, kapal penangkap ikan berukuran sampai dengan kumulatif 5 (lima) gross tonnage dan beroperasi di Wilayah Kawasan Konservasi Nasional.

Sementara poin (b) menjelaskan, kapal penangkap ikan berukuran di atas 5 (lima) gross tonnage sampai dengan 30 (tiga puluh) gross tonnage dan beroperasi di atas 12 mil laut dan atau laut lepas.

Akibat dari kebijakan tersebut, nelayan di Pelabuhan Mayangan semakin terbebani. Pasalnya, saat ini pencatatan ikan di pelabuhan untuk kapal dan PNBP pascabayar sering kali berbeda antara petugas dari KKP dan pelaku usaha.

“Saya meminta pemprov segera berkooridnasi dengan pusat terkait hal ini, agar kebijakan migrasi kapal ini dikaji ulang dan tidak membebani para nelayan,” pungkasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mahasiswa Ramai-Ramai Datangi DPRD Jember, Candra: Jangan Antipolitik

JEMBER – DPRD Jember didatangi sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sepanjang pekan ini. ...
KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...