SURABAYA – Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan turnamen yang akan menyajikan laga perdana pada 10 Agustus 2026 mendatang.
Sekretaris Panitia Soekarno Cup, Daniel Rohi, mengonfirmasi bahwa seluruh aspek teknis, mulai dari transportasi hingga akomodasi hotel, telah rampung dipersiapkan untuk menyambut ajang bergengsi ini.
Ia mengungkapkan, progres persiapan acara telah menyentuh angka hampir 100 persen. Panitia tinggal melakukan pengecekan akhir secara mendalam untuk memastikan seluruh detail berjalan sesuai rencana tanpa ada kendala yang menyimpang.
“Acaranya hampir 100 persen. Tinggal kita pengecekan akhir. Saya optimis teman-teman siap, bahkan yang dari Gresik dan Bangkalan pun siap. Nanti H-1 kita koordinasi akhir dengan pengecekan lebih rigid,” ujar Daniel Rohi usai rapat koordinasi yang digelar pada Rabu (5/8/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kemeriahan pembukaan akan diawali dengan tarian kolosal, penampilan drumband, hingga defile atlet dari setiap kontingen yang berpartisipasi.
Menariknya, legenda hidup Persebaya sekaligus mantan pemain nasional, Aji Santoso, digadang-gadang menjadi pembawa obor untuk prosesi pembukaan Soekarno Cup mendatang.
“Dan juga ada defile dari setiap kontingen ya. Ada tarian kolosal hingga drumband yang memeriahkan,” sebutnya.
Sebagai pihak yang mengawal tim Jawa Timur, ia menyatakan optimismenya bahwa skuad tuan rumah akan tampil unggul dalam laga pembuka yang istimewa tersebut.
Untuk itu, guna mematangkan performa, tim Jawa Timur saat ini tengah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) di Wisma Perjuangan, Batu, sejak 2 Agustus lalu. Skuad dijadwalkan menyelesaikan masa TC pada 9 Agustus untuk beristirahat sejenak sebelum bertanding pada 10 Agustus mendatang.
Daniel menegaskan bahwa target utama tim tuan rumah adalah mempertahankan trofi di markas sendiri.
“Targetnya juara satu lagi. Soekarno Cup tetap di Jawa Timur,” tegasnya.
Namun, ia juga mengingatkan para pemain untuk tidak meremehkan lawan karena setiap tim lawan memiliki karakter kuat dan persiapan maksimal.
Selain kemeriahan pembukaan, Daniel menyebut, fokus panitia saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan atlet, termasuk konsumsi dan fasilitas latihan, terpenuhi dengan baik hingga kompetisi berakhir.
“Ada lagi training center sudah mulai dari tanggal 2. Besok mereka pulang istirahat tanggal 9 tanggal 10 mulai bermain. Dan mereka 4 hari fokus di Batu di Wisma Perjuangan,” pungkasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













