Selasa
01 September 2026 | 10 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Tahun Kepemimpinan RILIS, Bupati Sugiri: Butuh Refleksi Butuh Kejujuran

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-28022024

PONOROGO – Tak terasa sudah memasuki tahun ke-3, kepemimpinan Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RILIS) menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo usai dilantik pada 26 Februari 2021 lalu. Syukuran pun digelar dengan tajuk “Refleksi 3 Tahun Mengabdi” di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (26/2/2024) malam.

Memimpin di tengah ganasnya Covid-19 sampai meredanya Covid-19 saat ini, justru menjadi tantangan tersendiri bagi RILIS. Keduanya berinovasi, melahirkan ide-ide menarik sesuai dengan program Nawa Dharma Nyata demi terwujudnya Ponorogo HEBAT (Harmonis, Elok, Bergas, Amanah, Ber-Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa).

Banyak hal yang telah dilakukan Bupati Sugiri Sancoko-Wakil Bupati Lisdyarita. Baik di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, pertanian, dan lain-lain. Tentunya, selama 3 tahun kepemimpinan mereka banyak capaian dan prestasi yang diraih Kabupaten

“Semua penghargaan yang kami dapat bukan kerja kami. Semua yang melaksanakan adalah teman-teman OPD, juga camat, lurah. Kalian luar biasa. Semua penghargaan kami serahkan utuh kepada teman-teman OPD, camat, lurah, yang bekerja luar biasa,” ujar Bupati Sugiri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengakui, selama memimpin Kabupaten Ponorogo dirinya belum bisa memuaskan masyarakat Ponorogo. Apalagi sisa waktunya sebagai bupati hanya tinggal hitungan bulan saja, sebelum menuju pilkada pada November nanti.

“Tentu masih banyak kekurangan. Saya belum mampu menjawab tantangan dan mewujudkan seluruh ekspektasi masyarakat,” tuturnya.

“Jalan-jalan masih banyak yang berlubang, pendidikan harus didorong, anak-anak harus pinter ngaji, harus hebat, anak-anak harus tidak stunting, kemiskinan ekstrem harus nol persen, ekonomi harus tumbuh, IPM harus naik. Ini PR yang harus kita lakukan bersama,” lanjutnya.

Untuk itu, Bupati Sugiri ingin merefleksikan 3 tahun ini sebagai pelecut untuk memperbaiki kekurangan menjadi lebih baik.

“Yang jelek kita tinggalkan. Karena semua keputusan tidak selalu benar. Pasti ada salahnya, makanya butuh refleksi butuh kejujuran,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Ultimatum Pengelola Parkir: Masih Terima Tunai, Jukir hingga Pejabat Dishub Diganti

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan ultimatum keras terhadap pengelolaan parkir di Kota Pahlawan. ...
KRONIK

DPRD Jember Khawatir Artefak Sejarah Hilang, Minta Data Cagar Budaya Diperbarui

JEMBER – DPRD Jember mengkhawatirkan benda dan situs bersejarah di daerah itu hilang sebelum sempat dilindungi ...
KRONIK

Mbak Nia Kunjungi Stan MNV, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengunjungi sejumlah stan pelaku usaha dalam ...
KABAR CABANG

Pelajar dan Mahasiswa di Lumajang Ikuti Lomba Pidato dan Baca Puisi di Kantor DPC PDI Perjuangan

LUMAJANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang diwarnai dengan ajang ...
LEGISLATIF

Lindungi Warga, DPRD Surabaya Minta Data Bantuan Fokus ke Daerah

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Pusat memberi kewenangan otonomi daerah dalam pengelolaan data ...
MILANGKORI

Hambeging Bumi, Ketika Hari Jadi Trenggalek Mengajak Warganya Kembali Bersahabat dengan Alam

Hari Jadi ke-832 Trenggalek mengusung tema Hambeging Bumi. Beragam kegiatan, dari kirab pusaka hingga menjaga ...