Jumat
16 Oktober 2026 | 5 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Tahun Kepemimpinan RILIS, Bupati Sugiri: Butuh Refleksi Butuh Kejujuran

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-28022024

PONOROGO – Tak terasa sudah memasuki tahun ke-3, kepemimpinan Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RILIS) menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo usai dilantik pada 26 Februari 2021 lalu. Syukuran pun digelar dengan tajuk “Refleksi 3 Tahun Mengabdi” di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (26/2/2024) malam.

Memimpin di tengah ganasnya Covid-19 sampai meredanya Covid-19 saat ini, justru menjadi tantangan tersendiri bagi RILIS. Keduanya berinovasi, melahirkan ide-ide menarik sesuai dengan program Nawa Dharma Nyata demi terwujudnya Ponorogo HEBAT (Harmonis, Elok, Bergas, Amanah, Ber-Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa).

Banyak hal yang telah dilakukan Bupati Sugiri Sancoko-Wakil Bupati Lisdyarita. Baik di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, pertanian, dan lain-lain. Tentunya, selama 3 tahun kepemimpinan mereka banyak capaian dan prestasi yang diraih Kabupaten

“Semua penghargaan yang kami dapat bukan kerja kami. Semua yang melaksanakan adalah teman-teman OPD, juga camat, lurah. Kalian luar biasa. Semua penghargaan kami serahkan utuh kepada teman-teman OPD, camat, lurah, yang bekerja luar biasa,” ujar Bupati Sugiri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengakui, selama memimpin Kabupaten Ponorogo dirinya belum bisa memuaskan masyarakat Ponorogo. Apalagi sisa waktunya sebagai bupati hanya tinggal hitungan bulan saja, sebelum menuju pilkada pada November nanti.

“Tentu masih banyak kekurangan. Saya belum mampu menjawab tantangan dan mewujudkan seluruh ekspektasi masyarakat,” tuturnya.

“Jalan-jalan masih banyak yang berlubang, pendidikan harus didorong, anak-anak harus pinter ngaji, harus hebat, anak-anak harus tidak stunting, kemiskinan ekstrem harus nol persen, ekonomi harus tumbuh, IPM harus naik. Ini PR yang harus kita lakukan bersama,” lanjutnya.

Untuk itu, Bupati Sugiri ingin merefleksikan 3 tahun ini sebagai pelecut untuk memperbaiki kekurangan menjadi lebih baik.

“Yang jelek kita tinggalkan. Karena semua keputusan tidak selalu benar. Pasti ada salahnya, makanya butuh refleksi butuh kejujuran,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...