Selasa
15 September 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Ini Minta Pemerintah Beri Keringanan Pajak bagi Petambak

pdip-jatim-adi-sutarwijono-utami

SURABAYA – Wakil Ketua Komisi Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengusulkan kepada pemerintah kota, agar memberi keringanan pembayaran pajak kepada para petani tambak kawasan pantai timur Surabaya (Pamurbaya).

Usulan itu dia sampaikan, setelah mendengar keluhan dari kalangan petambak di wilayah Sukolilo dan sekitarnya, atas mahalnya pajak pengelolaan tambak yang harus mereka bayar.

“Ada keluhan dari warga Sukolilo, bahwa pajak tambak pamurbaya itu mahal. Padahal hasil tambak sekarang menurun terus,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Awi ini menyebutkan, Pamurbaya merupakan kawasan lindung yang diperuntukkan sebagai lahan terbuka hijau. Artinya tidak boleh dialihfungsikan menjadi bangunan.

Namun, akhir-akhir ini produktivitas tambak menurun, dan itu dirasakan memberatkan petani karena penghasilan otomatis menurun. Sehingga, besaran pajak yang dikenakan kepada mereka selama ini, pun terasa memberatkan.

Di sisi lain, warga tidak punya pilihan lain, selain tetap mengerjakan tambak. Karena lokasi yang masuk kawasan lindung tidak memungkinkan didirikan bangunan.

Warga setempat mengharapkan ada perlakuan khusus, sebab untuk tanah di kawasan Pamurbaya sebagai kawasan lindung tidak dapat dialihfungsikan seenaknya.

Karena itulah, dia minta Pemerintah Kota Surabaya memberi kebijakan khusus terkait pajak di kawasan lindung Pamurbaya.

Dengan demikian warga akan tetap mengikuti aturan Perda RTRW yang menetapkan kawasan Pamurbaya sebagai kawasan lindung.

“Mekanismenya, petani tambak diizinkan mengajukan keringanan beban pajak untuk tambak kawasan Pamurbaya,” usulnya.

Untuk keperluan itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini menambahkan, pemkot dapat mendata petambak yang ada, dan kemudian menetapkan besaran pajak yang berbeda dari kawasan lain di luar kawasan lindung.

Sedangkan untuk peningkatan produktivitas pertanian tambak, Awi mengusulkan agar Dinas Pertanian Kota Surabaya lebih intensif melakukan pengecekan soal penurunan hasil tambak, sekaligus mencari solusinya.

Langkah ini, sebut dia, sebagai upaya pemberdayaan petani tambak. “Untuk mengajak warga turut menjaga kawasan lindung, ya harus diperhatikan juga mereka,” ucap legislator yang mantan wartawan ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...