Senin
01 Juni 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Zaman Sudah Maju KBS Masih Seperti Dulu, Eri Siap Ubah Lebih Dahsyat

pdip-jatim-220121-eri-kbs-3

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menata ulang Kebun Binatang Surabaya (KBS). Hal ini dilakukan untuk menjaga KBS tetap menjadi lembaga yang memiliki fungsi konservasi, edukasi, dan rekreasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, KBS selalu berupaya melestarikan satwa liar di luar habitatnya. Hal itu dilakukan dengan pengembangbiakan dan penyelamatan tumbuhan atau satwa.

Untuk mendukung hal itu, dalam waktu dekat Eri berencana melakukan penataan dan pengembangan KBS. Seperti digitalisasi layanan pembayaran (E-Ticketing) dan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Unair dalam peningkatan perlindungan dan kesehatan jiwa.

“Kemudian, pengembangan satwa melalui branding loan, bekerja sama dengan lembaga konservasi lain dalam rangka perlindungan satwa langka, pelepasliaran satwa surplus, dan melakukan penataan parkir di area KBS dengan menghubungkan KBS dengan TJ/tunnel,” kata Eri di Surabaya, Rabu (19/1/2022).

Mengenai kondisi KBS saat ini, Eri mengaku dapat banyak masukan dari masyarakat, DPRD Kota Surabaya, serta pengamat. Mereka sepakat KBS harus tetap menjadi daya tarik Kota Surabaya karena jadi salah satu kebun binatang terbesar di Asia Tenggara.

“Dengan kemajuan zaman, semua sudah berbenah. Tapi KBS ini masih seperti dulu meski hari ini tampil lebih bersih dan nyaman, tapi tidak ada perubahan signifikan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, wali kota dari PDI Perjuangan ini ingin KBS menjadi ikon yang tetap berada di pusat Kota Pahlawan.

Rencananya, KBS dirancang untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Eri mengaku melihat peluang wisata baru untuk Indonesia bagian timur.

“Kalau nanti ibu kota pindah di Kalimantan, maka Surabaya harus mempunyai tempat yang menarik. Saya berpikir apakah dimungkinkan kebun binatang ini nanti ada seperti jembatan, jadi orang nanti melihatnya dari atas dan binatangnya bebas di bawah, dibagi per wilayah,” kata Eri.

Dia berharap, rencana itu dikerjakan oleh orang-orang profesional, khususnya warga Kota Surabaya. Bahkan, dalam waktu dekat, Eri akan mengundang DPRD Kota Surabaya, masyarakat, para pengamat lingkungan dan pemerhati satwa untuk melakukan FGD.

Bagi Eri, KBS harus menjadi magnet perubahan yang sangat dahsyat. Termasuk sisi pengelolaannya yang harus profesional, sehingga BUMD bisa bekerja sama dengan investor atau pihak lain untuk mengubah kebun binatang yang lebih modern dan tidak meninggalkan sejarahnya sebagai tempat wisata.

“Rencana akhir Januari 2022 dan insya Allah di Februari kita bisa memberikan gambaran kebun binatang agar investor yakin dan mengerti, karena tidak semuanya bisa dikerjakan oleh pemerintah,” ujar Eri.

“Anggaran APBD kita juga terbatas, ketika melakukan perubahan yang sangat besar itu akan sulit kalau hanya mengandalkan kemampuan dari pemerintah kota sendiri,” imbuh dia.

Terkait biaya, Eri mengaku belum menghitung. Namun, apabila sudah sepakat akan langsung memanggil investor dan akan membuatkan bentuk rancangan.

“Nanti dalam pelaksanaannya dia bisa menentukan membutuhkan biaya sekian, tapi kita kerja samanya berapa tahun, tapi yang penting buat saya adalah warga Surabaya bisa menikmati,” jelas dia.

Wali Kota Eri memastikan, apabila rancangan konsep itu berjalan, maka warga Kota Surabaya tidak perlu takut untuk membeli tiket wisata. Sebab, akan ada harga khusus bagi warga dan pelajar asal Kota Surabaya.

Rencananya, warga Surabaya bisa mendapatkan diskon sebesar 50 persen, sedangkan pelajar hanya membayar Rp 15.000. Maka, selain menarik wisatawan dari luar kota, warga Surabaya tetap bisa menikmati layanan dan fasilitas tempat wisata.

“Sehingga sebagai warga Surabaya mendapatkan privilege yang berbeda dan layanan yang berbeda, karena buat saya Surabaya ini harus memiliki paru-paru kota dan kebun binatang ini harus bisa dimanfaatkan,” ujar Eri.

Tak hanya itu, Eri berencana kembali memfokuskan konektivitas antara Jembatan Sawunggaling dan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Nantinya, para wisatawan memarkirkan kendaraan di Joyoboyo, setelah itu wisatawan harus melewati UMKM yang berada di dalam gedung itu, dengan tujuan untuk menggerakkan perekonomian di sekitar kawasan KBS.

“Akhirnya UMKM yang bekerja warga Surabaya semua, ekonominya bergerak dahsyat. Kalau kekuatan ini dilakukan secara bersama-sama, saya yakin Surabaya dalam waktu satu tahun ini, 2022 KBS bisa berubah menjadi lebih modern,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPC PDIP Jombang: Rakyat adalah Kekuatan Kita

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Gelar Upacara Harlah Pancasila, Kader Diminta Bersiap Jalankan Agenda Bulan Bung Karno

NGAWI – Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni idealnya tidak hanya sebatas simbolisasi semata. Bagi setiap ...
KRONIK

Untari Ingatkan Dana Masyarakat untuk Kopdes Merah Putih Digunakan Proporsional

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, meminta para pemangku kepentingan untuk lebih selektif ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor ...
KABAR CABANG

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Banyuwangi Gugah Kesadaran Ideologis dan Politik Kerakyatan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, ...