Kamis
23 Juli 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wapres Minta Maaf Soal Corona, Arteria: Itu Langkah yang Sangat Baik

pdip-jatim-arteria-240520

JAKARTA – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI Arteria Dahlan mengatakan, langkah Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta maaf kepada masyarakat patut untuk diapresiasi. Sebelumnya Ma’ruf Amin minta maaf karena pemerintah belum berhasil memutus mata rantai Corona.

“Kita harus apresiasi. Beliau tidak mau berpolemik di ruang publik, memilih untuk mengucapkan maaf di hari baik dan bulan baik. Kami pikir itu langkah yang sangat baik, ya,” ujar Arteria, di Kompleks Parlemen RI Senayan, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menambahkan, sebaiknya tidak perlu memperpanjang permintaan maaf itu lagi karena kini pemerintah sudah berupaya maksimal untuk mengatasi dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dia menilai, sejauh ini kerja pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dapat diinformasikan dengan baik kepada DPR.
Makanya, sebut Arteria, DPR memberi kepercayaan kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan kedaruratan kesehatan yang baru.

“DPR tidak hanya melulu mengatakan ini gagal, itu tidak gagal. Tapi bagaimana semua program kedaruratan kesehatan ini dapat berjalan secara efektif, bermanfaat, kemudian juga dapat dirasakan semua pihak. Tidak hanya tenaga medis, dokter, maupun juga publik,” tuturnya.

Pihaknya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dilakukan Pemerintah akan selalu dikawal dan diawasi betul-betul oleh DPR. Dengan pengawalan dan pengawasan itu, jelas Arteria, wajib hukumnya apabila kebijakan itu memberi manfaat dan mudah dicerna sehingga publik tidak mendapatkan distorsi informasi.

Dia juga berpendapat mengenai lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Menurut dia, kasus positif virus Corona yang semakin tinggi bukan berarti pemerintah gagal dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah di Indonesia.

Arteria menyebut peningkatan jumlah kasus positif Corona itu bisa saja disebabkan oleh alat pengetesan yang semakin banyak dan kesadaran masyarakat untuk tes Corona semakin tinggi.

Menurutnya, parameter kegagalan dalam penanganan Covid-19 dapat dilihat dari angka pasien meninggal karena virus tersebut. Jika persentase angka meninggal sudah tinggi dari jumlah pasien positif, sebut Arteria, di situlah pemerintah bisa dianggap gagal.

Hingga kini, imbuh Arteria, kemampuan orang untuk sembuh dari Covid-19 masih terbilang tinggi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...
KRONIK

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk: TNI AL Mendukung Peningkatan Ekonomi

BANYUWANGI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi berganti dari Letkol Laut (P) Muhamad Puji ...
KRONIK

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Hasto Kristiyanto Bicara Politik Peradaban

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menegaskan komitmen partainya untuk ...