Jumat
24 April 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wapres Minta Maaf Soal Corona, Arteria: Itu Langkah yang Sangat Baik

pdip-jatim-arteria-240520

JAKARTA – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI Arteria Dahlan mengatakan, langkah Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta maaf kepada masyarakat patut untuk diapresiasi. Sebelumnya Ma’ruf Amin minta maaf karena pemerintah belum berhasil memutus mata rantai Corona.

“Kita harus apresiasi. Beliau tidak mau berpolemik di ruang publik, memilih untuk mengucapkan maaf di hari baik dan bulan baik. Kami pikir itu langkah yang sangat baik, ya,” ujar Arteria, di Kompleks Parlemen RI Senayan, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menambahkan, sebaiknya tidak perlu memperpanjang permintaan maaf itu lagi karena kini pemerintah sudah berupaya maksimal untuk mengatasi dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dia menilai, sejauh ini kerja pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dapat diinformasikan dengan baik kepada DPR.
Makanya, sebut Arteria, DPR memberi kepercayaan kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan kedaruratan kesehatan yang baru.

“DPR tidak hanya melulu mengatakan ini gagal, itu tidak gagal. Tapi bagaimana semua program kedaruratan kesehatan ini dapat berjalan secara efektif, bermanfaat, kemudian juga dapat dirasakan semua pihak. Tidak hanya tenaga medis, dokter, maupun juga publik,” tuturnya.

Pihaknya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dilakukan Pemerintah akan selalu dikawal dan diawasi betul-betul oleh DPR. Dengan pengawalan dan pengawasan itu, jelas Arteria, wajib hukumnya apabila kebijakan itu memberi manfaat dan mudah dicerna sehingga publik tidak mendapatkan distorsi informasi.

Dia juga berpendapat mengenai lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Menurut dia, kasus positif virus Corona yang semakin tinggi bukan berarti pemerintah gagal dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah di Indonesia.

Arteria menyebut peningkatan jumlah kasus positif Corona itu bisa saja disebabkan oleh alat pengetesan yang semakin banyak dan kesadaran masyarakat untuk tes Corona semakin tinggi.

Menurutnya, parameter kegagalan dalam penanganan Covid-19 dapat dilihat dari angka pasien meninggal karena virus tersebut. Jika persentase angka meninggal sudah tinggi dari jumlah pasien positif, sebut Arteria, di situlah pemerintah bisa dianggap gagal.

Hingga kini, imbuh Arteria, kemampuan orang untuk sembuh dari Covid-19 masih terbilang tinggi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...