Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Risma Bicarakan Penerusnya: Surabaya Butuh Sosok ”Gendeng”

pdip-jatim-risma-nyoba-sirkuit-surabaya

SURABAYA – Suhu politik pilwali Surabaya mulai menghangat meskipun coblosan baru dilaksanakan pada September 2020.

Makin banyak figur yang menampakkan diri untuk maju pilwali. Ada yang sudah deklarasi, ada pula yang masih meraba-raba sambil mengamati situasi terkini.

Dari hasil survei Departemen Statistika ITS yang bekerja sama dengan Jawa Pos, masih banyak warga Surabaya yang blank terhadap calon yang layak menggantikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Kalangan partai politik menilai figur Risma begitu kuat di mata publik selama menjabat dua periode. Bahkan, Risma disebut terlalu pintar sehingga sulit dicari sosok yang sepadan.

Lantas, bagaimana Risma menilai sosok yang layak menggantikan dirinya? Wali kota perempuan pertama Surabaya itu agaknya mengharapkan figur yang kelak memimpin Surabaya adalah orang yang ’’gila’’.

Harapan tersebut terungkap saat dia menghadiri pembukaan kejuaraan drag race di sirkuit kompleks Gelora Bung Tomo kemarin siang (27/7).

’’Mungkin someday ada, wali kotanya rodok gendengkayaksaya,’’ kata Risma. Dia menjelaskan itu dengan memberikan contoh bahwa wali kota berikutnya bisa mengadakan kompetisi balapan internasional sekelas Formula 1 di Surabaya.

Sarana penunjang seperti sirkuit balapan itu sudah ada dan perlu ditingkatkan lagi fasilitasnya. Ke depan bisa disambungkan pula dengan jalur lingkar luar barat (JLLB).

Di JLLB yang punya panjang sekitar 5 kilometer itu ada titik yang bisa dijadikan tempat pendaratan pesawat. Tidak ada taman di median jalan yang menjadi pemisah jalur. Taman hanya ditempatkan sebagai pemisah jalur cepat dan jalur lambat.

Sementara itu, pemisah di tengah adalah tanaman dalam pot yang bisa digeser dengan cepat. Dengan demikian, dalam keadaan darurat, jalan tersebut bisa begitu lapang dan mudah menjadi landasan pesawat. Namun, JLLB dengan bentuk seperti itu ditargetkan baru selesai tahun depan.

Risma dilantik pada 17 Februari 2016 untuk memimpin selama lima tahun. Artinya, masa jabatannya berakhir pada 2021. Sementara itu, coblosan pilwali direncanakan pada 23 September 2020.

Lebih lanjut, Risma mengungkapkan gendeng itu seperti dirinya yang nekat. Apabila punya program yang bagus, harus direalisasikan.

’’Pengin punya mimpi apa, aku wujudkan. Suatu saat dia bisa mengundang F1 kenapa tidak? Sudah layak kok Surabaya dijual,’’ ungkap Risma.

Dia pun meyakini sebenarnya mampu untuk mengadakan ajang balap internasional seperti F1. Hanya, masa jabatannya akan berakhir. ’’Aku tak ada waktu saja. Cuman, aku yakin bisa. Tapi, enggak ada waktu,’’ imbuh perempuan kelahiran Kediri 57 tahun lalu itu.

Meskipun tidak menjadi pengurus PDI Perjuangan di tingkat DPC maupun DPD, Risma adalah sosok yang punya pengaruh di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Seorang politisi senior di partai itu menyebut Risma kenal baik dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Misalnya, hal itu dibuktikan dengan Risma dan Mega yang jalan-jalan ke taman. ’’Salurannya ke Bu Mega itu ibarat sungai bening, jernih sekali,’’ ujar politikus tersebut.

Direktur SCG Consulting Didik Prasetyono menuturkan, kemenangan periode kedua duet Risma-Whisnu Sakti Buana pada 2015 mencapai 86 persen.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya sangat mendukung kelanjutan pembangunan di Surabaya. Maka, elektabilitas calon yang akan didukung Risma juga bisa terdongkrak setidaknya 15–20 persen. Dukungan itu tentu harus diungkapkan secara terbuka nanti.

’’Saat ini memang belum saatnya menyebut nama. Tapi, kriteria yang diungkapkan Bu Risma itu akan jadi rujukan. Kalau Bu Risma menyebutkan sosok yang gendeng, orang akan menebak-nebak siapa itu orangnya,’’ kata Didik. (jawapos)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...