Senin
12 Oktober 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pawai Muharram Sumenep, Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda

PDIP-Jatim Achmad Fauzi 30062026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melapas Pawai Muharram 1448 Hijriah di depan Labang Mesem, pada Senin (29/6/2026).

Ratusan peserta yang didominasi pelajar tampil memukau mengenakan beragam atribut bernuansa Islami dalam pawai kolosal tersebut.

“Insya Allah, Pawai Muharram ini akan kita laksanakan setiap tahun selama saya menjadi bupati,” ujar Bupati Fauzi, saat melepas pawai.

Menurut dia, Pawai Muharram ini bukan sekadar seremoni tanpa makna. Kegiatan ini merupakan jembatan sejarah untuk merawat tradisi lokal yang sudah mengakar kuat di tengah masyarakat Sumenep selama puluhan tahun.

“Pelaksanaan Pawai Muharram ini merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan budaya yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

​Fauzi menegaskan, momentum Tahun Baru Islam harus menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

​”Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Kabag Kesra Sekdakab Sumenep, Kamiludin, M.A.P., mengatakan Pawai Muharram tahun ini diikuti sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan.

“Para peserta tampil dengan berbagai atribut Islami yang menghadirkan suasana religius sekaligus semangat menyambut Tahun Baru Hijriah,” ujar dia.

Menurutnya, pawai ini tidak muncul mendadak. Seluruh rangkaian Festival Muharram dipastikan berjalan legal dan terstruktur rapi sesuai dengan instruksi serta garis kebijakan dari kepala daerah.

“”Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan disposisi Bupati Sumenep tertanggal 20 Juni 2026 tentang pelaksanaan rangkaian kegiatan Bulan Muharram 1448 Hijriah,” terangnya.

Ia berharap, esensi dari pawai ini bisa menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat untuk meningkatkan kualitas sosial dan spiritual, bukan sekadar tontonan hiburan di jalan raya.

“Peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan hijrah menuju perubahan yang lebih baik melalui penguatan keimanan, muhasabah, pembentukan karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...