Jumat
17 April 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Antok: Agrowisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Potensi Unggulan Ngawi

IMG-20250708-WA0021

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyebut bahwa potensi Kabupaten Ngawi tidak hanya terletak pada sektor pertanian semata. Juga pada pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata yang berbasis pertanian. Hal itu ia sampaikan dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-667 tahun.

“Alhamdulillah, saat ini kita berada di usia ke-667 tahun Kabupaten Ngawi. Kalau bicara potensi, selain pertanian, kita juga membidik sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang sejatinya tidak lepas dari dunia pertanian itu sendiri,” ujar Wabup Antok, dalam keterangan yang diterima, Selasa (8/7/2025).

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif menjadi wadah bagi berbagai aktivitas yang dapat menjadi daya tarik dan membentuk identitas unik di bidang pertanian. Sementara itu, pengembangan agrowisata di Ngawi dinilai mampu memberi nilai tambah, tidak hanya sebagai sarana edukasi pertanian, namun juga sebagai destinasi wisata yang menarik.

“Kita melihat agrowisata ini bisa menjadi media edukasi, dari sisi industrinya maupun daya tarik wisatanya. Ketika pertanian, agrowisata, dan ekonomi kreatif dikolaborasikan, maka akan muncul potensi luar biasa. Tidak hanya mengangkat nama Ngawi, tetapi juga berdampak langsung pada pendapatan masyarakat,” katanya.

Wabup Antok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu menambahkan, pengembangan sektor pertanian saat ini tidak bisa dilepaskan dari peran generasi muda. Ia mendorong agar anak-anak muda mengambil peran strategis dalam proses transformasi pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

“Saat ini banyak metode pertanian yang sudah berbasis teknologi. Di sinilah peran pemuda sangat penting, seperti bertani dengan sistem hidroponik, atau memanfaatkan peralatan canggih dalam bercocok tanam. Kalau dulu penyemprotan hama dilakukan secara manual, sekarang sudah bisa dengan drone,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wabup Antok juga mengajak generasi muda untuk mengemas potensi pertanian dalam bentuk ekonomi kreatif. Misalnya, dengan menyatukan unsur hiburan, tradisi, dan budaya lokal ke dalam kemasan produk pertanian atau destinasi wisata berbasis desa.

“Potensi pertanian ini bisa dikembangkan melalui berbagai media yang menarik. Bisa dikolaborasikan dengan budaya, hiburan lokal, dan lainnya. Dari sini akan muncul nilai ekonomi baru yang bisa digarap oleh anak-anak muda di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...