Rabu
23 September 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Antok: Agrowisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Potensi Unggulan Ngawi

IMG-20250708-WA0021

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, menyebut bahwa potensi Kabupaten Ngawi tidak hanya terletak pada sektor pertanian semata. Juga pada pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata yang berbasis pertanian. Hal itu ia sampaikan dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-667 tahun.

“Alhamdulillah, saat ini kita berada di usia ke-667 tahun Kabupaten Ngawi. Kalau bicara potensi, selain pertanian, kita juga membidik sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang sejatinya tidak lepas dari dunia pertanian itu sendiri,” ujar Wabup Antok, dalam keterangan yang diterima, Selasa (8/7/2025).

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif menjadi wadah bagi berbagai aktivitas yang dapat menjadi daya tarik dan membentuk identitas unik di bidang pertanian. Sementara itu, pengembangan agrowisata di Ngawi dinilai mampu memberi nilai tambah, tidak hanya sebagai sarana edukasi pertanian, namun juga sebagai destinasi wisata yang menarik.

“Kita melihat agrowisata ini bisa menjadi media edukasi, dari sisi industrinya maupun daya tarik wisatanya. Ketika pertanian, agrowisata, dan ekonomi kreatif dikolaborasikan, maka akan muncul potensi luar biasa. Tidak hanya mengangkat nama Ngawi, tetapi juga berdampak langsung pada pendapatan masyarakat,” katanya.

Wabup Antok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu menambahkan, pengembangan sektor pertanian saat ini tidak bisa dilepaskan dari peran generasi muda. Ia mendorong agar anak-anak muda mengambil peran strategis dalam proses transformasi pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

“Saat ini banyak metode pertanian yang sudah berbasis teknologi. Di sinilah peran pemuda sangat penting, seperti bertani dengan sistem hidroponik, atau memanfaatkan peralatan canggih dalam bercocok tanam. Kalau dulu penyemprotan hama dilakukan secara manual, sekarang sudah bisa dengan drone,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wabup Antok juga mengajak generasi muda untuk mengemas potensi pertanian dalam bentuk ekonomi kreatif. Misalnya, dengan menyatukan unsur hiburan, tradisi, dan budaya lokal ke dalam kemasan produk pertanian atau destinasi wisata berbasis desa.

“Potensi pertanian ini bisa dikembangkan melalui berbagai media yang menarik. Bisa dikolaborasikan dengan budaya, hiburan lokal, dan lainnya. Dari sini akan muncul nilai ekonomi baru yang bisa digarap oleh anak-anak muda di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
BERITA TERKINI

Mulai Oktober, Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Bertugas di Balai RW

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan mulai Oktober 2026 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...