Sabtu
05 September 2026 | 9 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usai Musancab, PDIP Bondowoso Fokus Bentuk Ranting dan Angkat Isu Lingkungan

pdip jatim 260411 sinung

SURABAYA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bondowoso menuntaskan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) kepengurusan PAC yang digelar bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengatakan pasca Musancab pihaknya akan segera menyusun kepengurusan di tingkat ranting dan anak ranting sebagai langkah lanjutan penguatan struktur partai.

“Pasca pengukuhan, kami mulai merancang pembentukan ranting dan anak ranting,” ujar Sinung.

Selain penguatan struktur, DPC PDIP Bondowoso juga menyiapkan pembahasan isu strategis dan program kerakyatan.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

Sinung mengungkapkan, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bondowoso saat ini mendapat penilaian buruk dari pemerintah pusat dan tidak lagi dapat difungsikan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan untuk memperkuat gerakan peduli lingkungan.

“Ini menjadi tamparan sekaligus tantangan bagi kita untuk bergerak merawat lingkungan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, pihaknya mendorong inovasi pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik, agar memiliki nilai manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Hari ini kami mulai berinovasi agar sampah bisa dikelola dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PDIP Bondowoso juga menggalakkan sosialisasi pangan alternatif non-beras sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan. Program tersebut disebut mulai berjalan dan diterima di tingkat masyarakat.

Sementara itu, kader muda PDIP Bondowoso, Yudha Dwi Prasetyo, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan politik dan sosial.

Menurutnya, partai menjadi ruang pembelajaran bagi anak muda untuk memahami persoalan kebangsaan dan sosial melalui nilai-nilai ideologi.

“Anak muda tidak boleh apatis terhadap politik. Justru dari sini tumbuh kepedulian terhadap persoalan masyarakat dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan, generasi muda merupakan penerus kepemimpinan, sehingga keterlibatan aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial menjadi hal yang penting. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...