Rabu
04 November 2026 | 4 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Trend Risma-Whisnu Terus Naik

pdip jatim - risma-whisnu layani foto selfie

pdip jatim - risma-whisnu layani foto selfieSURABAYA – Tingkat keterpilihan pasangan Calon Wali Kota-Calon Wakil Wali Kota Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana merangkak naik. Jika Agustus lalu elektabilitas pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Surabaya itu 85 persen, sekarang elektabilitasnya sudah mencapai 87 persen.

“Agustus, hasil survey internal kita 85 persen, sekarang sudah 87 persen,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Whisnu Sakti Buana, di acara Sosialisasi Pemenangan Risma-Whisnu dan pembekalan saksi, di Gedung Wanita, Kalibokor, Kamis (15/10/2015) malam.

Meski mengalami kenaikan, politisi yang akrab disapa Mas WS ini mengajak para kader partainya tidak lengah dengan perolehan tersebut. “Angka 87 bukan angka yang tinggi. Jangan lengah karena sudah merasa meraih kemenangan,” ajaknya.

Dia minta kader untuk tetap bekerja keras meraih kemenangan. Khususnya kepada para saksi sebagai ujung tombak untuk meraih kemenangan.

Menurutnya, target perolehan PDI Perjuangan pada Pilkada Surabaya 9 Desember depan mencapai 93 persen. “Target kita tak berubah, 93 persen,” tegasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya itu memberi perhatian khusus pada Kecamatan Sukolilo dan Mulyorejo. Dia minta di dua wilayah itu bisa meraih kemenangan mutlak.

Whisnu bahkan berjanji akan memberi reward berupa sepeda motor 5 unit dan beberapa ekor sapi bagi peraih suara terbanyak di tiap dapil, terutama di Sukolilo dan Mulyorejo.

“Kenapa Sukolilo perlu diperhatikan, karena hasil survey di daerah ini agak rendah,” ungkapnya

Whisnu menambahkan, kemenangan PDI Perjuangan di Pilkada 2015 untuk mengulang kesuksesan Pilkada Surabaya 2010, dan kemenangan besar saat Pemilu Legislatif 2014 lalu.

“Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa Surabaya akan tetap merah. Dan PDI Perjuangan Surabaya sebagai barometer nasional,” ujarnya.

Sementara, Calon Wali Kota Tri Rismaharini kembali mengingatkan para kader dan saksi PDI Perjuangan untuk tetap mewaspadai praktik politik uang. “Jika kita mau menerima, kita akan menyesal 5 tahun,” kata Risma.

Dia mengungkapkan adanya informasi, bahwa para pemilih akan mendapat uang jika memilih pasangan tertentu. Modusnya, dengan cara memotret hasil coblosan.

“Informasinya A-1, coblosan difoto dengan kamera kecil, kemudian ditukarkan dengan uang,” paparnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya yang beberapa kali meraih penghargaan nasional dan internasional itu minta kader PDIP untuk mencermati. “Tolong komplain jika menemukan itu,” ajaknya.

Risma menepis, kabar bahwa selama pemerintahannya kurang memperhatikan kawasan pinggiran. Menurutnya, di sejumlah kawasan pinggiran selama ini telah dibagun infrastruktur jalan dan institusi pendidikan.

“Bisa dicek, di Sukolilo dan Mulyorejo. Waktu jadi wali kota, saya bangun infrastruktur jalan, tujuannya untuk akses ekonomi,” jelasnya.

Meski sudah berembus adanya politik uang, Risma mengajak seluruh kader PDI Perjuangan tetap solid sampai saat coblosan Pilkada Surabaya yang kurang 54 hari lagi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Intervensi Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan intervensi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di kawasan rawan ...
LEGISLATIF

Polemik Jam Operasional Pasar Buah Tanjungsari, Syaifuddin Zuhri Buka Peluang Revisi Perda

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mendorong DPRD Surabaya membuka peluang revisi ...
KRONIK

Kemiskinan Banyuwangi Terus Menyusut, 5 Tahun Turun dari 8,07 Jadi 5,6 Persen

BANYUWANGI – Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk ...
LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...