TRENGGALEK – Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) menolak rencana kunjungan lapangan yang diajukan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) di wilayah Kabupaten Trenggalek. Penolakan tersebut disampaikan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya, @avinml.
Dalam unggahannya, Mas Ipin menanggapi surat resmi dari MGEI yang minta rekomendasi dan izin kegiatan field trip ke sejumlah titik di Tulungagung dan Trenggalek. Termasuk stopsite Dalangturu serta kunjungan ke Core Workshop milik Far East Gold.
“Terima kasih @mgeiofficial atas surat pemberitahuannya, tetapi mohon maaf kami tidak mengizinkan kegiatan tersebut dilakukan di Kabupaten Trenggalek. Surat jawaban resmi akan dikirimkan segera oleh Sekda,” tulis Mas Ipin dalam unggahannya, dikutip Senin (6/10/2025).
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa kerja sama dengan para ahli geologi sebaiknya diarahkan pada kegiatan berbasis konservasi dan edukasi lingkungan.
“Semoga ke depan kita bisa bertemu dalam rangka pengembangan geo-tourism, dalam spektrum masyarakat ekonomi-konservasi. Salam kepada para experts dan permohonan maaf saya. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya,” tambah lulusan Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini.
Surat dari MGEI yang beredar menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian 17th MGEI Annual Convention, yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 November 2025. Agenda itu mencakup kunjungan lapangan ke Tulungagung dan Trenggalek, dengan beberapa titik eksplorasi geologi sebagai objek studi.
Unggahan Mas Ipin itu mendapat sambutan positif dari warganet. Sejumlah komentar di kolom unggahannya menunjukkan dukungan terhadap sikap tegas sang bupati.
Akun @sidiknr menulis, “salut, mas!”, sementara @soe_ripta menambahkan, “mantap, sikap yang keren.”
Penolakan ini bukan yang pertama dilakukan Mas Ipin. Sebelumnya, dia juga menegur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menggelar kegiatan serupa di lokasi yang sama tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah.
Sikap konsisten bupati sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk eksplorasi tambang yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keseimbangan ekosistem di wilayahnya. (aris/pr)