Kamis
08 Oktober 2026 | 4 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Potensi Ekspor Wonosalam, Mbak Estu: Kekuatan Pangan Dimulai dari Desa

PDIP-Jatim-Sadarestuwati-22052026

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Hj. Sadarestuwati, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung potensi sektor pertanian dan perkebunan di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, pada Kamis (21/05/2026).

Peninjauan ini guna melihat implementasi nyata dari program ketahanan pangan berbasis kearifan lokal yang dikembangkan oleh masyarakat perdesaan. Kawasan Wonosalam yang berada di lereng pegunungan dikenal memiliki karakteristik tanah subur, sehingga mampu menjadi sumber penghidupan utama bagi warga setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Mbak Estu, sapaan akrab Sadarestuwati, menyoroti sejumlah komoditas unggulan, mulai dari kopi Wonosalam yang kini telah merambah pasar internasional, tanaman jahe sebagai bagian dari tanaman obat keluarga (toga), hingga budidaya porang yang menjadi primadona ekspor baru.

Menurut Mbak Estu, keberhasilan pengelolaan lahan di Wonosalam menjadi bukti konkret, kedaulatan pangan nasional tidak dapat dipisahkan dari peran aktif masyarakat di tingkat desa.

Pemanfaatan lahan secara optimal, lanjut dia, dengan tanaman bernilai ekonomi tinggi adalah kunci dari kemandirian warga.

“Kita bisa melihat dan membuktikan langsung bagaimana tanah subur di Wonosalam ini benar-benar menghidupi warganya. Ini adalah bukti nyata bahwa kekuatan pangan kita itu sejatinya dimulai dari desa,” ujar dia.

“Ketika warga desa mampu mengoptimalkan potensi tanah mereka sendiri dengan tanaman pangan dan perkebunan yang bernilai tinggi, mereka tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga memperkuat pilar kedaulatan pangan bangsa,” lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu.

Politisi senior PDI Perjuangan ini juga menambahkan, komoditas seperti kopi, jahe dan porang, bukan sekadar komoditas pertanian biasa. Keberadaan tanaman-tanaman tersebut bergeser menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga stabilitas pangan di akar rumput.

“Ini merupakan fondasi ketahanan pangan yang sejati, karena berbasis pada kearifan lokal dan kesesuaian unsur hara tanah setempat. Model pengelolaan seperti ini harus terus didukung dan direplikasi. Jika masyarakat desa memiliki ketahanan yang kuat secara mandiri, maka bangsa kita tidak akan mudah goyah oleh tekanan ekonomi dari luar,” jelas dia.

Melalui peninjauan langsung ini, Mbak Estu berkomitmen mengawal kebijakan yang berpihak pada petani lokal. Dukungan berupa kemudahan akses bibit, pendampingan teknologi pertanian, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas akan terus diperjuangkan agar sektor pertanian perdesaan dapat terus menjadi pilar utama penopang ekonomi nasional. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...