Minggu
27 September 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tokoh Nasionalis Gus Im Berpulang, Megawati: Semoga Almarhum Husnul Khotimah

pdip-jatim-gus-im
KH Hasyim Wahid

JAKARTA – PDI Perjuangan menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh bangsa, sosok negarawan, dan pembela hak-hak wong cilik, KH Hasyim Wahid, yang akrab dipanggil Gus Im.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, berita duka tersebut pada Sabtu (1/8/2020) pagi langsung dilaporkan ke Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Beliau menyampaikan duka cita mendalam dan semoga almarhum husnul khotimah. Almarhum merupakan bagian keluarga besar PDI Perjuangan. Pernah menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan pada tahun 1998-2000,” ungkap Hasto.

“Semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di surga-Nya,” imbuhnya.

Gus Im, lanjut Hasto, dikenal sebagai sosok yang sangat gigih menanamkan Pancasila kepada generasi milenial, sehingga kalangan Muslim mempunyai komitmen yang kokoh terhadap Pancasila. Para ulama sudah menegaskan, Pancasila adalah final.

Apa yang dilakukan Gus Im, jelas dia, sebenarnya melanjutkan visi para pendiri bangsa, khususnya kakeknya, Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan ayahnya, KH. Wahid Hasyim, dan kakaknya KH. Abdurrahman Wahid.

“PDI Perjuangan meneladani seluruh pemikiran pendiri bangsa, termasuk khasanah pemikiran Islam Nusantara yang dihayati oleh keluarga besar NU,” terang Hasto.

Gus Im, tambah Hasto, juga dikenang sebagai sosok yang peduli pada hak-hak konstitusional wong cilik. Sebab itu, dia senantiasa mengajarkan kepada kaum muda agar paham peta geopolitik dan cengkeraman kapitalisme global yang semakin menggurita masuk dalam relung-relung negeri kita.

“Maka dari itu, kesadaran geopolitik ini menjadi penting agar kita menjadi bangsa yang berdaulat secara politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” bebernya.

Dia menekankan, warisan pemikiran Gus Im tersebut akan selalu dikenang oleh negeri ini, karena kita saat ini betul-betul membutuhkan visi kebangsaan yang kokoh dan kesadaran pada geopolitik, sehingga dapat memahami bahaya kapitalisme global.

“Mari kita mendoakan almarhum semoga damai di sisi Tuhan dan seluruh amal baiknya diterima Tuhan Yang Maha Kuasa. Selamat Jalan Gus Im, doa seluruh keluarga besar PDI Perjuangan terus kami panjatkan ke hadapan Ilahi,” ucap Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...