Selasa
20 Oktober 2026 | 4 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Vaksinasi Anak, Didik Targetkan di Akhir Januari Bisa Tembus 85 Persen

PDIP-Jatim-Didik-08012022

MALANG – Akhir bulan Januari ini diharapkan vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang dari 65 persen bisa mencapai 85 persen hingga nantinya 100 persen. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., saat melakukan peninjauan vaksinasi untuk anak-anak di tiga titik, Jumat (7/1/2022).

Dalam kesempatan itu, dia meninjau pelaksanaan vaksinasi pada anak di SDN 1 Senggreng Sumberpucung, balai Desa Jatiguwi Sumberpucung, serta di balai Desa Kedung Pedaringan Kepanjen.

“Guna mengejar target 85 persen vaksinasi anak, memang harus ada keterlibatan mulai dari dinas kesehatan, dinas pendidikan, juga korwil (koordinator wilayah) dan kepala sekolah,” terang Didik, Sabtu (8/1/2022).

Meskipun difokuskan untuk anak usia 6-11 tahun, Didik menerangkan, kegiatan vaksinasi kali ini juga terbuka untuk masyarakat umum, terutama lansia yang juga dapat mendapatkan suntik vaksin jenis janssen ini. Ke depan, dia juga akan memerintahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk bergerak lebih cepat dalam memasifkan penyuntikan vaksin Covid-19.

“Untuk mengedukasi orang tua murid agar anaknya diikutsertakan vaksin. Dengan harapan agar menekan penularan Covid-19 di kalangan pelajar,” terangnya

“Penting banget untuk selalu monitoring dan evaluasi terkait dengan penyelenggaraan vaksin di kalangan anak dan pelajar ini,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut memastikan, ketersediaan stok vaksin saat ini masih sangat mencukupi. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk memastikan kelancaran dalam penyaluran vaksin bagi anak-anak.

Didik juga meminta para orangtua untuk tidak takut untuk mengikutsertakan anak-anaknya untuk mendapatkan suntik vaksin. Sehingga, imun anak-anak menjadi kuat, badan menjadi sehat, dan tidak mudah tertular virus Covid-19.

“Terlebih ada varian baru Omicron. Kalau kalian sakit, berarti tidak bisa sekolah. Ingin sekolah tidak? Ingin ketemu teman-teman tidak? Ingin ketemu Bu Guru tidak? Kalau ingin, jangan takut vaksin. Semoga kalian sehat-sehat selalu,” tuturnya. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...