Kamis
16 April 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Vaksinasi Anak, Didik Targetkan di Akhir Januari Bisa Tembus 85 Persen

PDIP-Jatim-Didik-08012022

MALANG – Akhir bulan Januari ini diharapkan vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang dari 65 persen bisa mencapai 85 persen hingga nantinya 100 persen. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., saat melakukan peninjauan vaksinasi untuk anak-anak di tiga titik, Jumat (7/1/2022).

Dalam kesempatan itu, dia meninjau pelaksanaan vaksinasi pada anak di SDN 1 Senggreng Sumberpucung, balai Desa Jatiguwi Sumberpucung, serta di balai Desa Kedung Pedaringan Kepanjen.

“Guna mengejar target 85 persen vaksinasi anak, memang harus ada keterlibatan mulai dari dinas kesehatan, dinas pendidikan, juga korwil (koordinator wilayah) dan kepala sekolah,” terang Didik, Sabtu (8/1/2022).

Meskipun difokuskan untuk anak usia 6-11 tahun, Didik menerangkan, kegiatan vaksinasi kali ini juga terbuka untuk masyarakat umum, terutama lansia yang juga dapat mendapatkan suntik vaksin jenis janssen ini. Ke depan, dia juga akan memerintahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk bergerak lebih cepat dalam memasifkan penyuntikan vaksin Covid-19.

“Untuk mengedukasi orang tua murid agar anaknya diikutsertakan vaksin. Dengan harapan agar menekan penularan Covid-19 di kalangan pelajar,” terangnya

“Penting banget untuk selalu monitoring dan evaluasi terkait dengan penyelenggaraan vaksin di kalangan anak dan pelajar ini,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut memastikan, ketersediaan stok vaksin saat ini masih sangat mencukupi. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk memastikan kelancaran dalam penyaluran vaksin bagi anak-anak.

Didik juga meminta para orangtua untuk tidak takut untuk mengikutsertakan anak-anaknya untuk mendapatkan suntik vaksin. Sehingga, imun anak-anak menjadi kuat, badan menjadi sehat, dan tidak mudah tertular virus Covid-19.

“Terlebih ada varian baru Omicron. Kalau kalian sakit, berarti tidak bisa sekolah. Ingin sekolah tidak? Ingin ketemu teman-teman tidak? Ingin ketemu Bu Guru tidak? Kalau ingin, jangan takut vaksin. Semoga kalian sehat-sehat selalu,” tuturnya. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...