Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Vaksinasi Anak, Didik Targetkan di Akhir Januari Bisa Tembus 85 Persen

PDIP-Jatim-Didik-08012022

MALANG – Akhir bulan Januari ini diharapkan vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang dari 65 persen bisa mencapai 85 persen hingga nantinya 100 persen. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., saat melakukan peninjauan vaksinasi untuk anak-anak di tiga titik, Jumat (7/1/2022).

Dalam kesempatan itu, dia meninjau pelaksanaan vaksinasi pada anak di SDN 1 Senggreng Sumberpucung, balai Desa Jatiguwi Sumberpucung, serta di balai Desa Kedung Pedaringan Kepanjen.

“Guna mengejar target 85 persen vaksinasi anak, memang harus ada keterlibatan mulai dari dinas kesehatan, dinas pendidikan, juga korwil (koordinator wilayah) dan kepala sekolah,” terang Didik, Sabtu (8/1/2022).

Meskipun difokuskan untuk anak usia 6-11 tahun, Didik menerangkan, kegiatan vaksinasi kali ini juga terbuka untuk masyarakat umum, terutama lansia yang juga dapat mendapatkan suntik vaksin jenis janssen ini. Ke depan, dia juga akan memerintahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk bergerak lebih cepat dalam memasifkan penyuntikan vaksin Covid-19.

“Untuk mengedukasi orang tua murid agar anaknya diikutsertakan vaksin. Dengan harapan agar menekan penularan Covid-19 di kalangan pelajar,” terangnya

“Penting banget untuk selalu monitoring dan evaluasi terkait dengan penyelenggaraan vaksin di kalangan anak dan pelajar ini,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut memastikan, ketersediaan stok vaksin saat ini masih sangat mencukupi. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk memastikan kelancaran dalam penyaluran vaksin bagi anak-anak.

Didik juga meminta para orangtua untuk tidak takut untuk mengikutsertakan anak-anaknya untuk mendapatkan suntik vaksin. Sehingga, imun anak-anak menjadi kuat, badan menjadi sehat, dan tidak mudah tertular virus Covid-19.

“Terlebih ada varian baru Omicron. Kalau kalian sakit, berarti tidak bisa sekolah. Ingin sekolah tidak? Ingin ketemu teman-teman tidak? Ingin ketemu Bu Guru tidak? Kalau ingin, jangan takut vaksin. Semoga kalian sehat-sehat selalu,” tuturnya. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...