Jumat
18 September 2026 | 5 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Pembangunan MRMP, Ganjar Tegaskan Peran Budaya dalam Ketahanan Nasional

PDIP-Jatim-Ganjar-Pranowo-20012024...

PONOROGO – Mengakhiri safari politiknya di Ponorogo, calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyempatkan untuk meninjau progres pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) yang berada di kawasan Gunung Gamping, Kecamatan Sampung, Jumat (19/1/2024) sore.

Kedatangan Ganjar disambut dengan sangat antusias oleh ribuan masyarakat Ponorogo yang menunggunya sejak siang. Mereka berebut berjabat tangan dengan Ganjar. Selain itu, Ganjar juga disambut oleh penampilan 16 dadak merak Reog Ponorogo. Ganjar mengaku kagum dengan kemegahan struktur bangunan setinggi 126 meter itu.

Menurutnya, pembangunan MRMP merupakan langkah yang tepat untuk melestarikan serta mengembangkan potensi seni budaya daerah. Ke depan, dia ingin agar negara juga membangun ketahanan budaya.

“Kalau bicara seni dan budaya, maka dalam ketahanan nasional kita juga harus masuk pada ketahanan budaya agar kita tidak digempur oleh budaya lain dan bisa jadi tuan rumah,” ujar Ganjar.

“Mudah-mudahan di Ponorogo orang akan bisa melihat bahwa kalau belajar mengetahui dan meneliti tentang Reog bisa datang ke sini. Semacam Reog center-lah,” jelas capres yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Hanura, dan Perindo itu.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga mengungkapkan, sebagai budaya yang mendunia, Reog Ponorogo sudah sepantasnya menjadi brand mark (keunikan) budaya dunia dari Indonesia.

“Saya keliling banyak tempat di Indonesia, bahkan ke Suriname, mereka berharap sekali Reog dan cara memainkannya. Lihat di luar Jawa, orang-orang dari Jawa trans, sampai membuat reog bahannya dari plastik jadi sangat sederhana. Ekspresikannya dia sampai segitu. Saya bayangkan, apa yang di Ponorogo betul-betul jadi brand mark untuk mereka memainkan Reog,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sekadar informasi, proyek monumen yang dibangun sejak 2022 itu ditargetkan rampung pada tahun ini. Ketinggian Monumen Reog, yang digadang-gadang mengalahkan Garuda Wisnu Kencana (GWK), itu akan menjadi kawasan wisata terintegrasi dengan wisata lainnya, seperti Sarangan, Magetan, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...