Sabtu
07 Maret 2026 | 12 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SanDi Siapkan Program Bosda bagi 400 Ribu Siswa

pdip-jatim-sandi-sanusi-didik-malang

MALANG – Pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati nomor urut 1, Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) menyiapkan beberapa program unggulan Malang Makmur. Salah satunya di sektor pendidikan, yakni melalui program peningkatan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

”Sudah kita hitung, dengan kekuatan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) kita mampu membiayai Bosda untuk sekitar 400 ribu siswa,” kata Sanusi, Selasa (3/11/2020).

Ratusan ribu siswa yang bakal menerima Bosda tersebut, terang Abah Sanusi, sapaan cabup petahana tersebut, mencakup pelajar mulai dari jenjang SD (Sekolah Dasar), MI (Madrasah ibtidaiyah), SMP (Sekolah Menengah Pertama), maupun MTs (Madrasah tsanawiyah).

Baca juga: Majukan Tanah Kelahiran, “Milenial Utas” Malang Hidupkan Ekonomi Kreatif

”Untuk merealisasi program unggulan Malang Makmur di sektor peningkatan Bosda ini, bakal kita anggarkan Rp 4,2 triliun,” jelasnya.

Dia menyebut, anggaran Bosda mencapai triliunan itu sudah melalui beberapa pertimbangan. Di antaranya guna memenuhi kebutuhan untuk kewajiban membayar karyawan, hingga belanja tidak langsung.

Sesuai hasil pemetaan dan perhitungannya, alokasi anggaran yang bakal disiapkan tersebut dianggap mampu meng-cover kebutuhan Bosda Kabupaten Malang.

Pasalnya, nominal Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) para pelajar SD dan SMP sederajat di Kabupaten Malang, hanya mencapai puluhan ribu rupiah.

”Untuk pembiayaan pendidikan gratisnya itu sesuai dengan SPP yang mereka lakukan (bayarkan, red) sekarang. Untuk SD itu rata-rata SPP-nya Rp 20 ribu, sedangkan SMP rata-rata di bawah Rp 75 ribu,” bebernya.

Sedangkan untuk Bosda Kabupaten Malang yang bakal dialokasikan, mencapai nominal Rp 50 ribu untuk pelajar SD sederajat. Sedangkan untuk pelajar SMP sederajat adalah Rp 75 ribu.

”Dengan anggaran segitu, seharusnya di setiap sekolahan sudah tidak melakukan penambahan (penarikan, red) SPP,” terang Abah Sanusi.

Program yang sudah dia sampaikan saat debat publik perdana pada Jumat (30/10/2020) lalu, menurut Sanusi, berlatar belakang dari beberapa laporan yang disampaikan kepadanya soal masih adanya penarikan SPP yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan.

”Nanti kalau saya sudah jadi bupati, akan kita sesuaikan. Jadi nanti kita lakukan di lapangan, yang masih menarik lebih ya nanti kita atur,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam rangkaian kampanyenya kemarin, pasangan SanDi menyasar wilayah Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Pada kesempatan itu, Abah Sanusi bertemu dengan beberapa elemen masyarakat, seperti tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, kelompok tani, komunitas sosial hingga kelompok pemuda. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses DPRD Madiun Soroti Fasilitas Kelas 1 SD dan Jalan Lingkungan Warga

MADIUN – Kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dasar, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di ...
LEGISLATIF

Diduga Langgar SE Wali Kota, Didik Beldex Minta Hiburan Malam di Suramadu Ditertibkan

SURABAYA – Dugaan masih beroperasinya warung remang-remang dan house musik di kawasan pesisir sekitar Jembatan ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Tertimpa Pohon, PDIP Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan dan Ingatkan Antisipasi

BLITAR – Siang itu suasana di sejumlah desa di Kecamatan Sanankulon masih menyisakan bekas kepanikan. Atap rumah ...
KABAR CABANG

Ramadan Penuh Berkah, PDIP Kabupaten Mojokerto Berbagi 500 Paket Sembako untuk Wong Cilik

MOJOKERTO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Awasi Ketat Kinerja Satgas THR, Pastikan Hak Buruh Tak Diabaikan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawasi secara ketat kinerja Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan ...
KRONIK

Doa Haru Anak Yatim untuk PDI Perjuangan Jatim pada Peringatan Nuzulul Quran

SURABAYA – Santunan untuk 500 anak yatim menjadi salah satu rangkaian acara pada Peringatan Nuzulul Quran yang ...