Sabtu
11 April 2026 | 12 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Kader Posyandu, Bupati Sugiri Bakal Naikkan Honor

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10092024.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

PONOROGO – Menjadi kader posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan menaikkan honorarium ribuan kader posyandu yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Sugiri saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

“Problemnya sekarang honor kader posyandu sedang kita perbaiki. Pemerintah biar hadir honornya biar ditambahkan,” terangnya.

Ia menyebut, honor mereka selama ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas dan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan jumlah yang terbilang kecil. Untuk itu, pihaknya akan menaikkan honor kader posyandu di kelurahan dan desa pada tahun depan.

“Kader posyandu ini bukan pekerjaan tetap. Mereka juga bekerja di tempatnya masing-masing. Ada guru, PKK, apa saja. Sifatnya hanya honor tambahan mengabdi untuk Ponorogo yang lebih baik, kesehatan, dan generasi yang lebih baik,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ditanya jumlah honor yang akan ditambah, hal tersebut akan dirumuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Akan dirumuskan pak sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menyampaikan bahwa ada 6.970 kader yang tersebar di 1.134 posyandu se-Ponorogo.

Honor yang diterima tiap kader pun berbeda, bergantung pada kebijakan kelurahan/desa masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan gapnya nggak terlalu jauh. Dari desa biasanya 50 ribu sampai 100 ribu per orang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu kader posyandu di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Anita Susanti, mengaku bersyukur akan mendapatkan kenaikan honorarium.

Selama ini, ia mendapatkan honor Rp100 ribu per tahun dari puskesmas dan Rp50 ribu per bulan dari desa.

“Alhamdulillah, terima kasih semoga terealisasikan. Kami berharap honornya ditambah karena kerja kami juga ekstra,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tuntas Musancab, DPC Kota Pasuruan Pastikan Komposisi PAC Akomodir Senior dan Kader Muda

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan siap all out melaksanakan kerja-kerja politik kerakyatan melalui ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Libatkan Tokoh Lintas Agama di Kepengurusan PAC

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sampang menegaskan komitmennya untuk gas pol memperkuat struktur partai ...
KRONIK

Untari: Aplikasi Parenting Bisa Jadi Solusi Orang Tua Awasi Anak di Era Digital

SURABAYA — Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menekankan pentingnya peran orang tua ...
SEMENTARA ITU...

Gowes ke Kantor, Cara Ketua DPRD Ngawi Menjawab Imbauan Hemat Energi

NGAWI – Pagi itu, suasana jalanan Ngawi belum terlalu padat. Di antara lalu lalang kendaraan bermotor, seorang pria ...
KABAR CABANG

Usai Musancab, DPC Sidoarjo Siap Tuntaskan Musyawarah Ranting di 346 Desa/Kelurahan Akhir Juni 2026

SURABAYA — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo, Hari Yulianto menegaskan ...
HEADLINE

PDIP Jatim Apresiasi Dominasi Anak Muda dan Perempuan di PAC, Energi Baru Partai Menguat

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengapresiasi dominasi anak muda dan perempuan dalam komposisi ...