Rabu
02 September 2026 | 11 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Kader Posyandu, Bupati Sugiri Bakal Naikkan Honor

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10092024.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

PONOROGO – Menjadi kader posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan menaikkan honorarium ribuan kader posyandu yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Sugiri saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

“Problemnya sekarang honor kader posyandu sedang kita perbaiki. Pemerintah biar hadir honornya biar ditambahkan,” terangnya.

Ia menyebut, honor mereka selama ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas dan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan jumlah yang terbilang kecil. Untuk itu, pihaknya akan menaikkan honor kader posyandu di kelurahan dan desa pada tahun depan.

“Kader posyandu ini bukan pekerjaan tetap. Mereka juga bekerja di tempatnya masing-masing. Ada guru, PKK, apa saja. Sifatnya hanya honor tambahan mengabdi untuk Ponorogo yang lebih baik, kesehatan, dan generasi yang lebih baik,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ditanya jumlah honor yang akan ditambah, hal tersebut akan dirumuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Akan dirumuskan pak sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menyampaikan bahwa ada 6.970 kader yang tersebar di 1.134 posyandu se-Ponorogo.

Honor yang diterima tiap kader pun berbeda, bergantung pada kebijakan kelurahan/desa masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan gapnya nggak terlalu jauh. Dari desa biasanya 50 ribu sampai 100 ribu per orang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu kader posyandu di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Anita Susanti, mengaku bersyukur akan mendapatkan kenaikan honorarium.

Selama ini, ia mendapatkan honor Rp100 ribu per tahun dari puskesmas dan Rp50 ribu per bulan dari desa.

“Alhamdulillah, terima kasih semoga terealisasikan. Kami berharap honornya ditambah karena kerja kami juga ekstra,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...