Senin
07 September 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Gizi pada Anak, Wabup Ngawi Bersama Alfamart Bagikan Ribuan Susu Gratis

Picsart_22-07-06_10-11-31-936_copy_900x507

NGAWI – Stunting atau kegagalan tumbuh kembang pada anak tidak hanya berpengaruh pada kondisi fisik. Lebih jauh, berpengaruh bagi perkembangan otak buah hati.

Stunting muncul akibat kekurangan gizi pada anak di masa awal pertumbuhan. Pun juga bisa terjadi pada masa kehamilan ibu.

Pencegahan Stunting gencar dilakukan oleh PDI Perjuangan. Sebab, anak yang mengalami Stunting akan mengalami keterlambatan perkembangan otak, hingga keterbelakangan mental dan kemampuan belajar yang rendah.

Dan apabila Stunting tidak dicegah dengan serius, akan berdampak pada generasi mendatang. Yang tentunya akan berpengaruh terhadap SDM generasi penerus bangsa Indonesia.

Pencegahan Stunting juga dilakukan kader PDI Perjuangan, Dwi Rianto Jatmiko yang merupakan Wakil Bupati Ngawi. Salah satunya melalui pemberian susu bekerjasama dengan perusahaan ritel Alfamart kepada siswa-siswi SDN Karangtengah 4, Ngawi, pada Selasa (5/7/2022).

“Stunting bisa terjadi sebab anak kekurangan asupan makanan yang mengandung protein. Dan pemberian susu ini sebagai salah satu upaya untuk mencukupi kebutuhan protein pada anak-anak di masa pertumbuhan,” katanya kepada pdiperjuangan-jatim.com.

Sebanyak 5.000 paket susu dibagikan bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan itu. Selain untuk anak-anak SD, susu juga akan diberikan di sejumlah Posyandu di Kabupaten Ngawi, sebagai langkah pencegahan Stunting.

Wabup Antok menyampaikan, pencegahan Stunting di Kabupaten Ngawi sebagai skala prioritas. Di samping melalui program pendampingan, juga melalui kebijakan orang tua asuh dengan mengajak seluruh OPD untuk terlibat dalam pengurangan Stunting.

“Penyebab utama Stunting adalah kekurangan gizi kronis pada anak atau saat ibu mengandung. Dengan ciri-ciri yang utama bertubuh pendek, dibandingkan teman-teman seusianya,” katanya.

Wabup Antok menyampaikan, masyarakat bisa ikut andil berperan dalam pencegahan Stunting. Menurutnya, Stunting dapat dicegah saat masa kehamilan. Dengan memperhatikan kesehatan dan asupan nutrisi ibu.

Berikutnya, anak-anak juga harus mendapatkan ASI eksklusif. Selain itu, anak-anak juga harus mendapatkan makanan pendamping ASI dengan tepat waktu. Sekaligus orang tua harus memperhatikan asupan bahan makanan yang banyak mengandung protein, salah satunya susu.

“Yang utama tentu 1.000 hari pertama masa awal kehidupan anak-anak. Dengan begitu diharapkan, bersama-sama untuk mencegah Stunting,” jelasnya.

Adapun di SDN Karangtengah 4 , Ngawi, selain membagikan paket susu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko juga menyerahkan perlengkapan belajar bagi anak-anak peserta didik di sekolah tersebut. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...