Kamis
16 April 2026 | 1 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkat Kepuasan Publik kepada Jokowi Makin Tinggi

pdip-jatim-jokowi-diwawancarai

pdip-jatim-jokowi-diwawancaraiJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, dari hasil sejumlah lembaga survei, kepuasan publik terhadap pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla cukup tinggi, mencapai 66 hingga 68 persen.

Tingkat kepuasan ini, sebut Pramono, melebihi dari apa yang diperoleh Jokowi saat Pilpres 2014 lalu.

Pencapaian itu, menurut Pramono, tidak mudah. Sebab, setelah Jokowi terpilih menjadi Presiden, Indonesia dihadapkan pada situasi ekonomi global yang lesu.

Oleh karena itu, jelasnya, kerja Presiden Jokowi pada awal pemerintahan adalah membenahi regulasi ekonomi.

“Alhamdulillah, Indonesia pada periode ini bisa tumbuh jadi 5,18 persen. Pertumbuhan ekonomi kita dibandingkan dengan kawasan lainnya relatif stabil dan cukup tinggi,” kata Pramono Anung, di Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menambahkan, saat ini fokus presiden beralih ke perwujudan reformasi hukum. Salah satu bagiannya adalah dengan membentuk tim pemberantasan pungutan liar yang diberi nama ‘Saber Pungli’ alias Sapu Bersih Pungutan Liar.

Terkait pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bahwa penerapan revolusi mental selama dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanyalah retorika, kata Pramono, bukan masalah.

Menurut dia, Fahri memang hobi melontarkan kritik. “Kalau Fahri Hamzah itu tidak mengritik, pemerintah juga tidak nyaman. Jadi kami harap, selalu mengritik,” ujar Pramono sembari tersenyum.

Dia menyebutkan, yang merasakan perubahan mental itu adalah rakyat Indonesia, bukan siapa-siapa.

Pemerintah sudah berupaya mendorong perubahan mental di masyarakat. Salah satunya dengan menciptakan kemudahan dalam pelayanan publik dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Yang baru saja diterapkan pemerintah, jelas Pramono, yakni penerapan bahan bakar minyak (BBM) di Papua menjadi satu harga saja.

“Bagaimana bisa di Papua harga BBM Rp 6.500 per liter? Memang itu harga di SPBU dan nantinya di Papua, yang harganya dulu hampir Rp 50.000 lebih mudah-mudahan bisa dibawah Rp 10.000 per liter,” ujar Pramono.

“Maka dengan demikian, inilah yang disebutkan oleh Presiden bahwa bangsa ini menjadi kompetitif, jadi bangsa pemenang,” tambah dia. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...