Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka melalui pelatihan kerja, sertifikasi, program padat karya, job fair, dan magang, seiring upaya menjaga kondusivitas daerah.
KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini memfokuskan berbagai program pembangunan untuk menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan keterampilan, sertifikasi tenaga kerja, program padat karya, job fair, hingga program magang yang melibatkan berbagai pihak.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Jawa-Bali di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Dalam forum yang dihadiri sejumlah kementerian tersebut, pembahasan tidak hanya menyangkut stabilitas keamanan daerah, tetapi juga dukungan terhadap program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Mas Dhito menegaskan bahwa pengurangan angka pengangguran menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini.
Berbagai program telah dijalankan untuk membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari pelatihan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, program padat karya, hingga penyelenggaraan job fair dan magang.
“Ini yang terus kita perjuangkan sampai hari ini. Pengurangan angka pengangguran tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dari semua pihak,” ujar Mas Dhito, dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, upaya menekan TPT harus berjalan seiring dengan penciptaan iklim daerah yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi faktor penting untuk mendukung investasi, pertumbuhan ekonomi, dan keberhasilan berbagai program pembangunan.
Dalam Rakor Forkopimda Jawa-Bali, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi di tingkat Forkopimda guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Mas Dhito mengakui salah satu materi yang disampaikan dalam forum tersebut adalah evaluasi terhadap sejumlah peristiwa yang pernah terjadi di daerah, termasuk aksi pembakaran Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kediri pada Agustus 2025 lalu.
“Ini akan menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar ke depan kami bisa lebih kuat lagi dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.
Menurut Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda sebagai langkah menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan program-program pembangunan dapat berjalan optimal.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya fokus menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga terus berupaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui berbagai program yang saat ini dijalankan, Pemkab Kediri berharap angka pengangguran dapat terus ditekan sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










