Jumat
04 September 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Aduan, BBHAR PDI Perjuangan Lumajang Siap Advokasi Petani

pdip-jatim-bbhar-dpc-lumajang-1

LUMAJANG – Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, menunjukkan keberpihakannya pada ‘wong cilik’. Langkah itu, terlihat dari advokasi yang dilakukan kepada sejumlah petani.

Advokasi di bidang agraria oleh BBHAR tersebut, dilakukan pada 2 persoalan yang dihadapi oleh petani dengan wilayah yang berbeda. Pertama, petani di Kecamatan Randuagung, kedua petani di Kecamatan Senduro.

Sejumlah petani di Kecamatan Randuagung, tepatnya Dusun Toroyan Desa Kali Penggung mengaku mendapat kerugian oleh adanya PT Kalijeruk Baru, perusahaan swasta yang bergerak di bidang perkebunan yang bekerja atas dasar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luasan 1.200-an hektar.

Sejumlah hal yang dinilai merugikan petani setempat, di antaranya, akses jalan yang ditutup sehingga mengakibatkan kerugian sosial.

Kemudian, petani meminta perusahaan menghentikan cara-cara intimidasi serta menghentikan pembabatan tanaman petani. Padahal, perusahaan tersebut bekerja atas dasar HGU,

Termasuk, perusahaan dinilai telah mengalihfungsikan lahan yang peruntukannya adalah kopi, karet dan kakao, sekarang telah menjadi tebu dan menyebabkan mengeringnya sumber air dan merugikan masyarakat dan petani.

Sedangkan di Dusun Karanganyar  Desa Burno Kecamatan Senduro, sejumlah petani mengaku kurang maksimalnya pelaksanaan Undang Undang Nomer 5 atau UU Agraria tahun 1960.

Termasuk, pelaksanaan UU Kehutanan tahun 1999 yang kemudian diperbarui tahun 2013 masih perlu memperhatikan hak-hak masyarakat.

Oleh karena itu, petani setempat meminta Perhutani melakukan penataan Batas Kawasan Hutan sesuai dengan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 32/Kpts-II/2001 tanggal 12 Februari 2001, tentang Kriteria dan Standar Pengukuhan Kawasan Hutan. Selain itu, menolak Tukar Guling yang ada di wilayah Senduro seperti yang ada di Desa Burno dan Kandangtepus.

Juga menolak penggusuran sepihak lahan  garapan seperti yang ada di Desa Burno dan Desa Kandang Tepus. Serta, Menolak jalan Dusun Karanganyar, Desa Burno dijadikan jalan wisata, karena membahayakan rakyat.

Sejumlah keluhan tersebut, disampaikan di depan pengurus BBHAR dan pengurus DPC PDI Perjuangan pada Sabtu, (3/4/2021). Hal itu, disampaikan Ketua BBHAR setempat, Rangga Saputra.

“Atas keluhan para petani tersebut, BBHAR PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang siap mengawal dan mengadvokasi. Ini bentuk hadirnya partai pada kaum Marhaen, termasuk menjalankan instruksi partai,” jelasnya di Kantor DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang yang turut hadir mendampingi Ketua DPC Solikin, Bukasan mengatakan jika pihaknya memastikan akan terus mengawal. Melalui fraksinya, persoalan agraria itu akan terus dikawal.

“Selain melalui BBHAR, kami akan juga mengawal tuntutan petani dan akan kami perjuangan melalui fraksi. Ini sebagai bentuk perhatian kita, kehadiran PDI Perjuangan di tengah persoalan rakyat,” jelas Bukasan, yang juga Wakil Ketua DPRD Lumajang itu. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...