Sabtu
05 September 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tegak Lurus Pertahankan Kedaulatan Rakyat, PDIP Bondowoso Tolak Pilkada Lewat DPRD

pdip jatim 260108 sinung

BONDOWOSO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak langsung melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sikap tersebut ditegaskan sebagai bentuk konsistensi PDIP dalam menjaga prinsip demokrasi yang menempatkan kedaulatan rakyat sebagai penentu utama kepemimpinan daerah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menegaskan bahwa sikap partainya di daerah sepenuhnya sejalan dan tegak lurus dengan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP yang menegaskan Pilkada harus dilaksanakan secara langsung.

“Kalau kami di daerah tetap tegak lurus dengan apa yang menjadi kebijakan DPP PDI Perjuangan. Pilkada itu harus dipilih langsung oleh rakyat,” tegas Sinung, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, pemilihan langsung bukan sekadar mekanisme administratif, melainkan wujud nyata kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi. Dia menilai perubahan skema pemilihan kepala daerah berpotensi menjauhkan masyarakat dari hak fundamental untuk menentukan pemimpinnya sendiri.

Sinung mengakui adanya wacana yang diusulkan oleh sejumlah partai politik di tingkat nasional terkait pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menggoyahkan komitmen PDIP Bondowoso untuk mempertahankan prinsip satu suara rakyat dalam menentukan kepala daerah.

Bagi PDIP Bondowoso, lanjut dia Pilkada langsung tidak hanya soal prosedur, tetapi juga menyangkut keterlibatan publik dalam proses politik lokal. Menarik kembali hak memilih rakyat dinilai berpotensi memicu kekecewaan serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi.

Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan elite PDIP di tingkat pusat yang sebelumnya menilai bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat memicu kemarahan publik karena hak memilih rakyat berpotensi diambil kembali oleh elit politik.

Dengan tegas, PDIP Bondowoso menyatakan akan terus mempertahankan Pilkada langsung sebagai hak konstitusional masyarakat dan menutup ruang kompromi terhadap kebijakan yang dinilai melemahkan demokrasi lokal. Ke depan, PDIP berharap setiap perubahan kebijakan Pilkada tetap berpijak pada aspirasi dan kehendak rakyat. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...