Sabtu
17 Oktober 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Targetkan Vaksinasi Tuntas Maret 2022, Mas Ipin: Lebih Cepat Justru Lebih Baik

pdip-jatim-arifin-nggalek-vaksinasi-290121-1

TRENGGALEK – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek dicanangkan mulai hari ini, Jumat (29/01/2021) di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat berkesempatan mendapatkan suntikan perdana vaksin Covid-19.

Bupati Arifin menyampaikan, proses vaksinasi ini membutuhkan waktu sampai 1 tahun kedepan. “Proses vaksinasi dimulai hari ini sampai target penyelesaian Maret 2022. Tapi jika itu bisa diselesaikan secepatnya justru lebih baik,” kata Arifin.

Baca juga: Trenggalek Masuk Zona Merah, Ini Langkah Cepat Bupati Arifin

Menurutnya, proses vaksinasi  berlangsung secara bertahap, dan dibutuhkan rentang waktu yang cukup lama untuk membentuk kekebalan komunal. Karena itu, dia mengingatkan warganya untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Saat ini, sebut Mas Ipin, sapaan akrabnya, pemerintah pusat masih mengalokasikan vaksin untuk tenaga kesehatan dan beberapa frontliner lainnya hingga April mendatang. Setelah itu baru menyasar kepada masyarakat secara bertahap hingga Maret 2022.

Artinya masih ada rentang waktu 1 tahun lebih untuk bisa memberikan Vaksin Covid 19 kepada seluruh warga. Dalam rentang waktu yang panjang ini, tentunya warga masyarakat harus benar-benar disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid 19.

“Sudah ada 2.000 vaksin dan besok ditambah 4.400 lagi, sehingga totalnya ada 6.400 dosis,” imbuh suami Novita Hardini itu. 

Oleh karena penambahan kasus Covid 19 di Kabupaten Trenggalek kian meningkat, dia pun minta jajarannya untuk mempercepat proses penambahan asrama dan rumah sakit darurat Covid 19. 

Menurutnya, hal ini agar ada kecukupan ruang untuk penanganan Covid 19. Apalagi ketersediaan ruangan di asrama covid yang ada, sudah penuh. 

Begitu juga dengan ruang perawatan Covid di rumah sakit. Dengan kecukupan ruang isolasi, rumah sakit dapat difungsikan untuk penanganan Covid dengan resiko tinggi. 

“Selain tracing, yang lebih penting lainnya kita perlunya menyiapkan asrama covid dan rumah sakit darurat, sehingga ada kecukupan ruang untuk melakukan isolasi kepada mereka yang terpapar,” jelas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...