Jumat
09 Oktober 2026 | 9 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanggapi Usulan Siswa, Mas Dhito Bakal Buka Ekskul Baru di SMA Boarding School Pare

pdip-jatim-231208-masbup-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berencana membuka ekstrakurikuler (ekskul) baru di SMA Dharma Wanita Boarding School Pare. Rencana tersebut menyusul permintaan dari siswa.

Menurut para siswa, ekstrakurikuler sangat diperlukan guna pengembangan minat dan bakat mereka. Terlebih, sekolah yang mereka jalankan bersistem boarding school atau asrama.

Menginap di asrama, kata para siswa, dinilai butuh kegiatan di luar belajar mengajar sehingga tidak timbul kebosanan yang berlebih. Hal ini disampaikan oleh mayoritas siswa di sekolah tersebut.

“Mas Bup, saya bosen., saya butuh mata pelajaran tambahan atau ekstrakurikuler di sekolah,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menirukan usulan siswa saat bertemu di acara dialog kewaspadaan nasional beberapa waktu lalu.

Menanggapi usulan tersebut, bupati muda berusia 32 tahun itu minta pihak sekolah segera membentuk ekstrakurikuler baru di sekolah yang berada di Kecamatan Pare itu.

Ada 5 ekstrakurikuler yang diminati para siswa. Mulai dari pasukan pengibar bendera (paskibra), musik, drum band, voli, dan basket. Dari 5 peminatan itu, Mas Dhito meminta agar tiap ekstrakurikuler diisi minimal 10 siswa.

Mas Dhito juga menekankan ekstrakurikuler ini bukan sekadar mata pelajaran tambahan semata. Pasalnya dari pelajaran tambahan di sekolah, membuka peluang baru bagi peserta didik untuk berkarir di masa mendatang.

“Ekstrakurikuler bukan sekadar mata pelajaran tambahan, siapa tahu tata boga (misalnya) adalah passion dari siswa,” jelas Mas Dhito.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut meminta agar para siswa membuat forum diskusi untuk membuat skala prioritas ekstrakurikuler mana yang akan dijalankan terlebih dahulu.

Permintaan tersebut dilakukan guna kegiatan yang dilakukan itu bisa lebih termanage dengan baik. Sehingga peminatan yang dipilih juga sesuai dan menghasilkan kemampuan baru bagi para siswa.

“Saya lebih suka (ekstrakurikuler) sedikit tapi termanage dengan baik. Daripada banyak tapi tidak teratur,” tandasnya.

Adapun dalam dialog tersebut juga membahas bagaimana peran pemuda dalam menjaga kondusifitas wilayah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa boarding school itu terhadap kondisi Kabupaten Kediri, terutama saat pemilu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...