Sabtu
12 September 2026 | 9 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Hanya Jelang Pemilu, Ida Bagus Minta Mesin Partai Tingkat Bawah Diperhatikan

pdip-jatim-220604-bagus-reses-1

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Ida Bagus Nugroho mengatakan, anggota dewan sebagai petugas partai wajib menggerakkan mesin partai.

Salah satunya, dengan turun ke pengurus hingga level akar rumput dan memberikan perhatian. Tidak hanya hanya ketika mendekati Pemilu baru turun ke bawah.

Pesan itu dia sampaikan saat jaring aspirasi di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Jumat (3/6/2022).

Bagus mengatakan, kewajiban memperhatikan struktural mulai Pengurus Anak Cabang hingga Anak Ranting itu tanggung jawab semuanya. Tidak hanya anggota dewan yang duduk di provinsi, tetapi juga yang ada di DPRD Kota/Kabupaten.

“Kita perintahkan DPC untuk memanggil fraksi, segera itu bisa direalisasikan untuk temen-temen anak ranting. Yang penting ada perhatian, ada sentuhan-lah. Mesin partai ya harus diopeni (diperhatikan) semuanya,” tandas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Menanggapi apa yang disampaikan Ida Bagus terkait perhatian ke pengurus tingkat bawah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo memastikan pihaknya bakal memanggil anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun untuk duduk bersama membahas dan merealisasikan hal tersebut.

“Iya, itu memang salah satu kewajiban Dewan Pimpinan Cabang, dimana jika ada petugas partai yang duduk di legislatif kurang dalam melaksanakan kewajibannya maka kami akan memanggil dan memberikan arahan serta instruksi dari DPP yang wajib dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam reses kemarin, masalah kelangkaan pupuk dan tingginya harga pupuk, serta soal infrastruktur mendominasi aspirasi masyarakat dalam reses yang dilakukan Ida Bagus Nugroho.

Seperti infrastruktur di pedesaan, menurut Bagus, dengan adanya Perpres 104 tentang dana desa sangat berdampak sekali, karena hampir 40 persen dianggarkan untuk BLT DD.

Jadi untuk pembangunan desa hanya sekitar 23 persen sehingga desa tidak mampu untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...