Rabu
15 Juli 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syaifuddin Zuhri: Pemerataan Pembangunan dan Kualitas Lingkungan Masih Jadi PR Besar Surabaya

pdip jatim 260507 kaji ipuk

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah besar Kota Surabaya di usia ke-733.

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan masih terdapat pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan dalam pembangunan Kota Surabaya, terutama terkait pemerataan pembangunan antarwilayah serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Syaifuddin dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Pahlawan patut diapresiasi, namun tidak boleh mengurangi fokus terhadap tantangan yang masih dihadapi masyarakat.

“Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan seluruh warga Surabaya,” ujar Syaifuddin di Surabaya, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Dia menilai transformasi pembangunan Surabaya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, khususnya pada masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Kemajuan tersebut terlihat dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang didukung melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, arah pembangunan kota selama ini telah menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas utama. Alokasi belanja pembangunan difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, perbaikan infrastruktur jalan, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, digitalisasi pelayanan publik dan pembangunan berbasis kampung juga dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

DPRD Kota Surabaya, lanjut Syaifuddin, melihat berbagai indikator pembangunan sosial mulai menunjukkan hasil positif. Penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting dinilai menjadi cerminan dari efektivitas sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program bantuan sosial, beasiswa pendidikan, pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, hingga layanan kesehatan ibu dan anak melalui puskesmas dan posyandu menjadi bagian dari intervensi pemerintah yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Dari sisi pengangguran, pemerintah kota juga mendorong pelatihan tenaga kerja dan pembukaan peluang usaha berbasis ekonomi kerakyatan,” kata Cak Ipuk, sapaan akrab Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut.

Meski demikian, DPRD menilai tantangan pembangunan ke depan tidak semakin ringan. Pemerataan pembangunan antara kawasan pusat kota dengan wilayah pinggiran masih memerlukan perhatian serius, termasuk dalam penyediaan infrastruktur dasar yang berkualitas.

Selain pembangunan jalan dan drainase, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan sistem transportasi publik, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, penanganan kawasan rawan banjir, serta peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Syaifuddin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ke depan, DPRD memandang Surabaya perlu terus diarahkan menjadi kota modern yang tetap humanis dan inklusif dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Penguatan digitalisasi layanan publik, pengembangan transportasi ramah lingkungan, perluasan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta penguatan sumber daya manusia menjadi agenda strategis yang perlu terus didorong.

Selain itu, penguatan ekonomi kreatif, UMKM, dan inovasi anak muda juga dinilai penting untuk menjaga daya saing Surabaya tanpa meninggalkan aspek kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurut Syaifuddin, momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 harus menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah kota, kami optimistis Surabaya akan terus tumbuh menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...
LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...