Jumat
24 Juli 2026 | 1 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Surabaya Pilar Utama PDI Perjuangan

pdip-jatim-hasto-rakercab-surabaya

pdip-jatim-hasto-rakercab-surabayaSURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta kader PDIP Surabaya tidak euforia dengan kemenangan di Pemilu Legislatif (pileg) 2014 dan Pilkada 2015. Justru, pilihan rakyat kepada PDI Perjuangan itu menjadi awal ujian, apakah PDIP berhasil mengemban amanah dan harapan rakyat Surabaya.

“Ketua Umum Ibu Megawati mengatakan justru kemenangan PDIP menjadi awal dari ujian bagaimana pemimpin yang berasal dari PDIP bisa mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Kemenangan Bu Risma di pilkada lalu juga menjadi bukti bagaimana para pemimpin akan dicintai bila memberikan dedikasi hidupnya bagi masyarakat miskin,” kata Hasto.

Pernyataan ini dia sampaikan, saat membuka Rapat Kerja Cabang PDI Perjuangan Surabaya di Gedung Wanita Jalan Kalibokor, Sabtu (20/2/2016) malam. Rakercab dihadiri ratusan jajaran struktur dan kader partai ini juga dihadiri dua kader PDI Perjuangan yang baru saja dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini – Whisnu Sakti Buana.

Hasto menambahkan, kemenangan PDI Perjuangan di Surabaya memberi suatu kesimpulan, bahwa siapapun yang jadi pemimpin, baik itu sebagai anggota dewan maupun kepala daerah dinilai sebagai pemimpin bila menyatu dengan kekuatan rakyat. Dan memberikan dedikasi hidup bagi rakyat miskin. (Hasto: Risma Bangun Sistem Pencegahan Korupsi yang Andal)

Dia minta agar pengurus dan kader PDIP Surabaya, menyusun berbagai agenda kerakyatan. Sehingga Kota Pahlawan ini menjadi pilar utama PDI Perjuangan dalam meraih kemenangan di Pilgub Jatim 2018, dan Pileg 2019 mendatang.

Hasto juga minta agar semangat “Iki Suroboyo” saat Pilkada Surabaya 2015, dimaknai secara luas, sehingga kader PDIP Surabaya memiliki militansi tinggi, dan memahami ajaran Bung Karno. Bahkan kader tersebut bisa dikirim ke wilayah lain untuk melaksanakan tugas-tugas partai.

Sementara Whisnu Sakti Buana mengatakan, PDI Perjuangan Surabaya akan terus melakukan konsolidasi dan tidak lupa diri.“Masih banyak pekerjaan rumah, antara lain bila pada Pemilu 1999 Surabaya memperoleh 22 kursi dewan, maka untuk 2019 menargetkan meraih 20 kursi. Ini bukan pekerjaan ringan,” ucap Wawali yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Sedang Risma dalam kesempatan itu juga mengingatkan bahwa dirinya bersama Whisnu sebagai kader PDIP yang mendapat dukungan luas saat pilkada lalu, akan bekerja keras dan merancang berbagai program-program yang langsung terasa oleh masyarakat. Sehingga PDIP akan selalu memperoleh dukungan yang luas dan tidak mengalami penurunan dukungan suara. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...